PSS Sleman

Sejumlah Pemain PSS Sleman Enggan Menyandang Ban Kapten, Ini Kata Seto Nurdiyantoro

Menurut Seto Nurdiyantoro, saat ini ia menyebut jika sosok kapten tim PSS Sleman perlu kembali dicari.

Penulis: Taufiq Syarifudin | Editor: Muhammad Fatoni
Tribun Jogja/ Taufiq Syarifudin
Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiyantoro 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Hasil minor yang diraih PSS Sleman dalam tiga laga kandang membuat sejumlah pemain enggan menyandang ban kapten saat pertandingan.

Hal ini diungkapkan pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiyantoro.

Menurut Seto Nurdiyantoro, saat ini ia menyebut jika sosok kapten tim PSS Sleman perlu kembali dicari.

"Kondisinya saat ini tim sudah kalah sebanyak tiga kali, itu yang membuat pemain tidak ada yang mau jadi kapten," kata Seto Nurdiyantoro, Selasa (30/8/2022).

Seto menuturkan sosok kapten tim di PSS Sleman punya peran penting untuk mengangkat mental dan semangat tim.

Selain itu kapten tim diharapkan bisa menjaga kondusivitas tim selama pertandingan.

"Siapapun yang menjadi kapten tim, yang penting bisa jaga kondusivitas, bisa beri motivasi dan semangat. Walaupun gonta-ganti tidak masalah buat saya. Tapi memang harus kita cari," sambung pelatih berusia 47 tahun ini.

"Memang ada beberapa senior yang kita rekrut untuk jaga kondusifitas tim," katanya.

Sebagai informasi, semenjak melawan Barito Putera beberapa waktu lalu, ban kapten PSS Sleman sudah diberikan kepada Dedy Gusmawan.

Sayangnya pada pertandingan itu ia mendapat cedera yang mengharuskannya menepi dari lapangan hijau.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved