Berita Nasional

Pemerintah Kaji Ubah Skema Dana Pensiun PNS dari Pay As You Go jadi Fully Funded, Ini Penjelasannya

Pemerintah melalui Kementrian Keuangan berencana mengubah skema pembiayaan pensiun PNS dari sistem pay as you go menjadi fully funded

Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
Kolase Setkab/IST
Pemerintah berencana mengubah skema dana pensiun dari pay as you go menjadi fully funded 

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Pemerintah melalui Kementrian Keuangan berencana mengubah skema pembiayaan pensiun pegawai negeri sipil (PNS) dari sistem pay as you go menjadi fully funded.

Sistem pay as you go adalah pemerintah baru menyiapkan dana pensiun bagi PNS sejak PNS tersebut memasuki masa pensiun dengan besaran yang didasarkan pada formula yang telah ditetapkan dalam peraturan pemerintah.

Kemudian sistem fully funded adalah pemerintah mulai menyisihkan dana pensiun bagi setiap PNS secara sistematis setiap bulan sejak PNS tersebut mulai bekerja.

Saat ini wacana perubahan skema pensiun PNS masih dalam tahap pembahasan.

Dikutip dari Kompas.tv, Dirjen Anggaran Kemenkeu Isa Rachmatarwata mengatakan pola pembiayaan pensiun PNS yang diterapkan oleh pemerintah saat ini belum pola yang terbaik.

 Dimana saat ini pemerintah menerapkan sistem pay as you go, yang artinya dana pensiun PNS yang memasuki masa purna tugas 10-15 tahun lalu menjadi beban pemerintah hari ini.

“Saat ini kita melihat bahwa kita belum mengadopsi pola yang terbaik. Apakah dengan pay as you go itu yang terbaik, karena artinya dana pensiun PNS yang pensiun 10 sampai 15 tahun lalu menjadi beban hari ini,” kata Isa seperti yang dikutip dari Kompas.tv.

Isa menjelaskan, sistem pembiayaan pensiun PNS ini akan lebih baik jika pemerintah menyisihkan dana pensiun setiap PNS sejak awal kerja.

Baca juga: Sebanyak 174 PNS Pemkab Magelang Terima SK Pensiun, Sekda: Harus Tetap Aktif di Masyarakat

Dana pensiun ini berasal dari PNS yang bersangkutan.

“Akan lebih bagus kalau pemerintah sudah menyisihkan dana pensiun bagi setiap PNS sejak awal sehingga pada saat pembayaran, pembiayaan dana pensiun berasal dari kerja PNS itu sendiri,” ujar Isa.

“Jadi sekarang ada yang mengatakan sebaiknya menggunakan fully funded, agar pembiayaan dana pensiun tidak menjadi beban orang atau PNS pada masa yang akan mendatang,” tambahnya.

Selain wacana mengubah skema dana pensiun dari pay as you go menjadi full funded, menurut Isa, pemerintah memandang perlu membentuk dana pensiun yang dapat dikelola baik oleh Badan Layanan Umum, PT Dana Tabungan dan Asuransi Pegawai Negeri (TASPEN), maupun oleh Kementerian Keuangan.

“TASPEN akan mengakumulasikan dana sampai dana pensiun ini terbentuk. Kalau dana pensiun sudah terbentuk dari skema fully funded, dana yang ada di TASPEN akan ditarik ke dana pensiun ini, yang akan bisa dikelola oleh TASPEN atau Menkeu sendiri,” jelasnya.

Setiap tahunnya dana pensiun PNS yang ditanggung pemerintah terus meningkat. Tahun ini, biaya dana pensiun PNS diperkirakan mencapai Rp119 triliun sampai akhir tahun 2022.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved