Rencana Kenaikan Tarif Ojol Akhirnya Ditunda Lagi

Rencana kenaikan tarif ojek online akhirnya ditunda lagi oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Rina Eviana
KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG
Pengemudi ojek daring mengenakan sekat pelindung saat menunggu penumpang di Jl. Kendal, Jakarta Pusat, Kamis (11/6/2020). Penggunaan sekat pelindung untuk pembatasan antara pengemudi dan penumpang tersebut sebagai bentuk penerapan protokol kesehatan guna meminimalisir risiko penyebaran virus COVID-19 dalam menghadapi era normal baru. 

Tribunjogja.com - Rencana kenaikan tarif ojek online akhirnya ditunda lagi oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Langkah ini diambil lantaran Kemenhub mempertimbangkan kondisi di masyarakat. 

Sebelumnya kenaikan tarif ojol direncakanan diberlakukan mulai 10 Agustus 2022 lalu.

Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati mengatakan, keputusan penundaan implementasi kenaikan tarif ojol kali ini mempertimbangkan berbagai situasi dan kondisi yang berkembang di masyarakat.

"Selain itu, penundaan itu dibutuhkan untuk mendapatkan lebih banyak masukan dari para pemangku kepentingan, sekaligus melakukan kajian ulang agar didapat hasil yang terbaik," ujar Adita dalam keterangan resminya, Minggu (28/8/2022).

Baca juga: Driver Ojol DI Yogyakarta Belum Siap Hadapi Kenaikan BBM Subsidi

Seperti diketahui, ini merupakan kedua kalinya penerapan kenaikan tarif ojol ditunda oleh Kemenhub.

Kenaikan tarif ojol seharusnya berlaku pada 10 Agustus lalu, namun dibatalkan lantaran masih membutuhkan waktu sosialisasi.

Dari penerapan 10 hari setelah Keputusan Menteri Perhubungan nomor KP 564 Tahun 2022 Tentang Pedoman Perhitungan Biaya Jasa Penggunaan Sepeda Motor yang Digunakan untuk Kepentingan Masyarakat diterbitkan, menjadi 25 hari yang artinya jatuh pada 29 Agustus 2022.

Menurut Adita, Kemenhub masih terus melakukan koordinasi, dan menjaring masukan dari para pemangku kepentingan, termasuk pakar transportasi mengenai tarif bari ojek online ini.

"Kemenhub juga akan segera menyampaikan ke masyarakat jika telah diambil keputusan terkait rencana kenaikan tarif ojol ini," kata Adita.(*)

 

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved