Berita Kriminal

Kronologi Pembunuhan Disertai Mutilasi 4 Warga di Timika, Korban Awalnya Ingin Beli Senjata Api

Jenazah para korban kemudian dimasukan ke dalam karung dan dibuang ke Sungai Kampung Pigapu, Distrik Iwaka.

Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
via Tribunnews.com
Ilustrasi Pembunuhan 

Para pelaku dan korban bertemu di SP 1, Distrik Mimika Baru, pada 22 Agustus 2022 sekira pukul 21.50 WIT, tak lama sebelum pembunuhan terjadi.

"Keempat korban dipancing oleh pelaku untuk membeli senjata jenis AK 47 dan FN seharga Rp 250 juta," kata Faizal.

Baca juga: Tak Dapat Jatah Uang Keamanan, KKB Papua Bakar Truk Proyek Pembangunan Puskesmas Bidiba

Korban kemudian dibunuh dan jenazahnya langsung dimasukan ke dalam karung.

Lalu para pelaku memasukkan keempat jenazah ke dalam mobil korban untuk dibuang ke Sungai Kampung Pigapu, Distrik Iwaka.

"Sebelum dibuang (ke sungai), keempat korban semuanya dimutilasi dan dimasukan ke dalam enam karung," ujar Faizal.

Setelah membuang korban ke sungai, para pelaku kemudian membakar mobil yang disewa korban di kawasan Jalan Galian C Kali Iwaka.

Kesembilan pelaku kembali berkumpul keesokan harinya untuk membagi uang sebesar Rp 250 juta milik korban yang awalnya akan digunakan untuk membeli senjata dari para pelaku.

Jenazah dan Mobil Korban Ditemukan

Polisi dan masyarakat berhasil menemukan salah satu korban berinisial AL dan mobil yang telah hangus terbakar, pada Jumat (26/8/2022).

Polisi pun kembali menemukan satu jenazah korban lainnya yang identitasnya belum diketahui di Sungai Kampung Pigapu, Sabtu (27/8/2022).

Polisi kini masih terus mencari jenazah dua korban lainnya di sekitar lokasi penemuan dua jasad sebelumnya.

Sementara itu, usai menemukan jasad mobil korban, polisi juga langsung menangkap tiga orang yang diduga sebagai pelaku, yakni APL, DU dan R.

Diselidiki Denpom

Dugaan adanya keterlibatan enam orang anggota TNI dalam kasus mutilasi terhadap empat orang korban di Timika langsung direspon oleh Kodam Cenderawasih.

Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Letkol Kav Herman Taryawan mengatakan, pihaknya telah mengetahui terkait dugaan tersebut.

Herman menjelaskan, pihaknya telah mengerahkan Polisi Militer untuk menyelidiki keterlibatan anggota TNI dalam kasus tersebut.

"Ada dugaan keterlibatan TNI dalam kasus mutilasi di Timika. Saat ini masih dalam pendalaman Sub Denpom Mimika," pungkasnya. (*)

 

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved