Berita Klaten Hari Ini

CATAT, Tradisi Sebar Apem Yaa Qowiyyu Jatinom Klaten Akan Dilaksanakan 16 September 2022

Tradisi sebar apem Yaa Qowiyyu di Kelurahan Jatinom, Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah bakal dilaksanakan pada, Jumat Kliwon

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Kurniatul Hidayah
Istimewa / tangkapan layar akun instagram @makam.kyaiagenggribig
Suasana tradisi sebar apem yaa qowiyyu di Amphiteater Klampeyan, Jatinom, Klaten sebelum pandemi Covid-19 melanda. 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Tradisi sebar apem Yaa Qowiyyu di Kelurahan Jatinom, Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah bakal dilaksanakan pada, Jumat Kliwon (16/9/2022) atau bertepatan dengan 19 Sapar 1956 Ehe.

Tradisi keagamaan dan budaya sebar apem bakal dipusatkan di Amphiteater Klampeyan, Jatinom sekitar pukul 12.00 WIB.

Baca juga: UPDATE Covid-19 Kota Yogyakarta 29 Agustus 2022: Bertambah 40 Kasus, 40 Pasien Sembuh

Camat Jatinom, Wahyuni Sri Rahayu mengatakan bahwa pelaksanaan tradisi sebar apem dilakukan secara normal setelah 2 tahun dilakukan secara terbatas akibat pandemi Covid-19.

Pada gelaran tahun 2020 dan 2021 tradisi sebar apem Yaa Qowiyyu Jatinom hanya diikuti oleh warga sekitar saja.

"Jadi untuk Ya Qowiyyu kami sudah koordinasi dengan P3KAG atau panitia yang di Ki Ageng Gribig, itu tetap dilaksanakan secara normal dan kami dari kecamatan matur ke ibu bupati, pak sekda, pak As 1," ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (29/8/2022).

Menurutnya, pada kegiatan Yaa Qowiyyu tahun ini bakal ada kirab gunungan apem dari kantor Kecamatan Jatinom ke masjid alit dan ke masjid gedhe.

Pelaksanaan kirab gunungan apem itu bakal dilakukan pada Kamis (15/9/2022) sore.

"Jumat paginya ada seremonial, terus untuk sebar apem dan rangkaian kegiatan lainnya itu dari P3KAG (Pengelola Pelestari Peninggalan Kiyai Ageng Gribig)," ulasnya.

Menurut dia, meski sebaran apem bakal dilakukan kembali pada tahun ini, namun para masyarakat yang datang ke tradisi tersebut diminta untuk tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

Pasalnya, hingga saat ini Kabupaten Klaten masih berstatus PPKM Level 1.

Sebagaimana diketahui, tradisi keagamaan dan budaya Yaa Qowiyyu sudah berjalan sejak abad ke-16 dan dilaksanakan di Kelurahan Jatinom, Kecamatan Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Baca juga: RS PKU Muhammadiyah Kota Yogyakarta Dapat Bantuan Ambulans dari BPD DIY

Tradisi Ya Qowiyyu ini juga sering disebut Saparan karena dilaksanakan setiap bulan safar.

Kegiatan menyebar kue apem ini diprakarsai oleh ulama besar Kyai Ageng Gribig yang menyebarkan agam islam di wilayah Jatinom.

Kyai Ageng Gribig disebut juga merupakan keturunan Raja Bhrawijaya V dari Kerajaan Majapahit. (Mur)
 

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved