Liga 1

PSS Sleman Telan Kekalahan Ketiga di Kandang Sendiri, Seto Nurdiyantoro Beri Sinyal Mundur

PSS Sleman kembali telan kekalahan di kandang sendiri saat melakoni pekan ketujuh BRI Liga 1 2022, Sabtu (27/8/2022) malam.

Penulis: Taufiq Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Taufiq Syarifudin
PSS Sleman saat kalah dari Persebaya Surabaya 0-1 di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (27/8/2022). 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - PSS Sleman kembali telan kekalahan di kandang sendiri saat melakoni pekan ketujuh BRI Liga 1 2022, Sabtu (27/8/2022) malam.

Laga yang berlangsung di Stadion Maguwoharjo itu memaksa PSS Sleman tunduk dari tamunya, Persebaya dengan skor tipis 0-1.

Seusai laga berakhir, Pelatih PSS PSS Sleman , Seto Nurdiyantoro memohon maaf kepada para suporter yang hadir di stadion maupun yang menyaksikan langsung lewat layar kaca karena hasil yang tidak maksimal ini.

"Saya mohon maaf  kepada seluruh suporter PSS Sleman karena kekalahan ini menjadi yang ketiga kali saat bertanding di home. Tentu saja ini tidak baik bagi kita, dan ini akan kita jadikan evaluasi," kata Seto dalam sesi jumpa pers.

Baca juga: Buntut Nyalakan Flare di Laga Lawan PSS Sleman, Persib Bandung Dijatuhi Denda Rp 200 Juta

Meski demikian Seto mengatakan untuk para pemainnya agar tidak larut dalam kekalahan.

Karena jika hal itu terjadi maka kondisi mental para pemain menurun, dan akan cukup sulit untuk menghadapi laga berikutnya.

"Kita harus akui, ada beberapa pemain yang tampil tidak optimal, ini salah satu evaluasi bagi pemain. Tapi mudah-mudahan tidak larut dalam kekalahan, mudah-mudahan kami juga bisa belajar dari persebaya," jelasnya.

Menurut Seto faktor kekalahan timnya tidak hanya datang dari faktor teknis semata.

"Tentu soal teknis jadi evaluasi, tapi kita lihat kenapa saat kita main di Stadion Maguwoharjo selalu tidak beruntung, pasti ada faktor lain di luar itu. Kita tahu lawan-lawan kita di kandang ada PSM, Persib, dan Persebaya," katanya.

Pada kesempatan yang sama kapten PSS Sleman , Manda Cingi juga mengatakan permohonan maaf karena pemain belum bisa memberikan kemenangan di laga kandang.

"Mohon maaf bagi semua suporter karena kita belum bisa berikan yang terbaik. Kami dari pemain sudah berusaha bermain semaksimal mungkin. Tentu ini jadi evaluasi untuk lebih baik lagi," katanya.

Baca juga: PSS Sleman Vs Persebaya: Super Elja Dibayangi Rekor Buruk di Kandang, Bajul Ijo Nirpoin Tandang

Seto Beri Sinyal Mundur dari PSS Sleman

Seto kembali memberikan sinyal mundur dari kursi pelatih PSS Sleman .

Pernyataan itu muncul lantaran Super Elang Jawa sudah menderita kekalahan di kandang sendiri sebanyak tiga kali.

Kehilangan 9 poin saat bertanding di hadapan pendukungnya sendiri tentu menjadi bahan kritik bagi pelatih asal Kalasan ini.

"Kekalahan ini akan jadikan pertimbangan untuk saya, mungkin seminggu ke depan. Besok saya saya akan sharing dengan keluarga, akan melanjutkan di sini atau tidak. Karena buat saya yang paling penting adalah dukungan dari keluarga, istri anak," jelas Seto.

Seto melanjutkan, keputusan untuk mundur dari PSS Sleman bisa saja terjadi seusai Super Elja melakoni laga tandang melawan Dewa United pekan depan.

"Kita lihat nanti waktu lawan Dewa United. Tapi bisa saja sebelum saya keluarkan statemen (mundur), bisa jadi manajemen yang keluarkan statemen duluan," katanya.( Tribunjogja.com  )

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved