Berita Klaten Hari Ini

Mencicipi Segarnya Dawet Aloe Vera Racikan Warga Ngerangan Klaten

Yuniarga, warga Klaten, mencoba meracik lidah buaya atau Aloe Vera menjadi dawet dan mulai disukai konsumen.

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM/ ALMURFI SYOFYAN
Seorang pengunjung saat membeli dawet Aloe Vera racikan warga Pilangsari, Ngerangan, Bayat, Klaten, Jawa Tengah di Pasar Tani Klaten beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Dawet Aloe Vera yang diracik oleh Yuniarga warga Dukuh Pilangsari, Desa Ngerangan, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah mencuri perhatian.

Olahan minuman itu disajikan saat digelarnya Pasar Tani di halaman kantor dinas Ketahanan pangan dan Pertanian (DKPP) Klaten pertengahan Agustus 2022 lalu.

Aloe Vera atau dikenal dengan lidah buaya merupakan tanaman yang kaya akan sejumlah manfaat baik untuk kesehatan maupun kecantikan.

Umumnya, tanaman itu dibuat untuk produk-produk kecantikan, namun Yuniarga mencoba meracik lidah buaya menjadi dawet dan mulai disukai konsumen.

Yuni, begitu dia karib disapa bercerita jika ide membuat Dawet Aloe Vera itu muncul saat pandemi Covid-19 melanda.

Saat itu, ia bersama teman-teman di sekitar rumahnya mencoba racikan minuman baru yakni sirup berbahan aloe vera.

Namun setelah sirup jadi, dia iseng mencoba Dawet Aloe Vera.

"Ternyata banyak yang suka dan kita seriusi untuk membuatnya," ujar Yuni saat TribunJogja.com temui di Pasar Tani Klaten, pertengahan Agustus lalu.

Ia menjelaskan, aloe vera tersebut sebelum diracik menjadi minuman, dagingnya dikupas dan dibersihkan terlebih dahulu.

Kemudian, ditambah dengan bahan lainnya seperti rempah-rempah, jahe, santan hingga gula aren.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved