Berita Magelang Hari Ini

Update Covid-19 di Kabupaten Magelang, Kasus Aktif Bertambah Tiga Orang

Data dari Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, ada tiga tambahan pasien baru terkonfirmasi Covid-19 pada Selasa (23/8/2022).

dok.istimewa
Ilustrasi Pandemi Covid-19 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Kasus baru terkonfirmasi Covid-19 di wilayah Magelang dilaporkan kembali mengalami penambahan.

Data dari Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, ada tiga tambahan pasien baru terkonfirmasi Covid-19 pada Selasa (23/8/2022).

Ketiga pasien baru terkonfirmasi Covid-19 tersebut semua berasal dari Kecamatan Mertoyudan. 

Sementara untuk angka kesembuhan, per Selasa (23/8/2022) kemarin tercatat bertambah sebanyak lima pasien.

Lima pasien yang dinyatakan sembuh yakni empat warga asal Kecamatan Mertoyudan, serta satu pasien sembuh dari Kecamatan Windusari.

"Masih adanya tambahan pasien terkonfirmasi baru ini, menandakan jika pandemi Covid-19 belum selesai. Jadi jangan lengah dan menyepelekan. Kami minta semua pihak untuk tetap menegakkan protokol kesehatan, terutama pakai masker saat berada difalam ruangan," kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi, Rabu (24/8/2022).
 
Hingga saat ini, jumlah kumulatif kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Magelang menjadi 28.457 orang.

 "Jumlah sebanyak itu, 21 di antaranya saat ini masih dalam penyembuhan. Dua di antaranya dirawat di rumah sakit. Keduanya warga Kecamatan Salaman. Satu di antaranya dirawat di RSUD Tidar dan satunya di RSIA Muntilan. Sisanya 19 orang lainnya, menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing. Kemudian ada 27.250 dinyatakan sembuh dan 1186 meninggal," jelasnya.

Sementara untuk perkembangan vaksinasi Covid-19, hingga saat ini telah mencapai 1.832.778 suntikan atau 89,04 persen.

Rinciannya, dosis pertama mencapai 879.660 suntikan atau 85,47 persen, dari target 1.290.210 sasaran.

Kemudian 774.660 suntikan atau 75,27 persen untuk dosis kedua.

 "Untuk dosis ketiga, mencapai 19,48 persen atau 177.411 suntikan. Sedang dosis keempat, yang khusus untuk tenaga kesehatan, baru mencapai 1.047 suntikan atau 0,1 persen," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved