Berita Kulon Progo Hari Ini

2 Parpol Tak Masuk Aplikasi SIPOL Tingkat Kabupaten Kulon Progo

Partai Buruh dan Partai Gelora tidak terdapat dalam aplikasi sistem informasi partai politik (SIPOL) di tingkat kabupaten.

Penulis: Sri Cahyani Putri | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kulonprogo 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Komisi Pemilihan Umum ( KPU ) Kabupaten Kulon Progo menyebutkan ada 2 partai politik (parpol) yang tidak terdapat dalam aplikasi sistem informasi partai politik (SIPOL) di tingkat kabupaten.

Keduanya yaitu Partai Buruh dan Partai Gelora, sehingga hanya ada 22 parpol di Kabupaten Kulon Progo yang siap berkontestasi dalam pemilu serentak 2024.

"Dari 24 parpol yang dinyatakan lengkap oleh KPU RI, sesuai aplikasi SIPOL terdapat 22 parpol ada di Kulon Progo . Sementara dua parpol yaitu Buruh dan Gelora tidak terdapat dalam aplikasi SIPOL Kulon Progo ," kata Tri Mulatsih, Kepala Divisi Teknis dan Penyelenggaraan, KPU Kulon Progo , Selasa (23/8/2022). 

Selanjutnya, KPU Kulon Progo memverifikasi berkas 22 parpol calon peserta pemilu tersebut.

Baca juga: Lolos Tahap Pendaftaran, KPU Kulon Progo Verifikasi Administrasi 24 Parpol Peserta Pemilu 2024 

Dikatakan Tri, parpol bisa segera menindaklanjuti hasil verifikasi administrasi yang meliputi dugaan ganda eksternal, usia belum 17 tahun dan kesesuaian kartu tanda anggota (KTA) atau kartu tanda penduduk (KTP). 

Untuk memastikan keanggotaannya, parpol dapat mengunggah surat pernyataan anggota disertai dokumen pendukung melalui aplikasi SIPOL. 

Adapun, parpol diberikan waktu untuk mengunggah berkas sampai 26 Agustus mendatang. 

Tri juga menyampaikan, pihaknya telah memberikan informasi bahwa parpol di tingkat kabupaten sudah memperoleh akses SIPOL .

Akan tetapi, ada sebagian parpol yang berproses mengunggah dokumen yang dipusatkan di setiap dewan pimpinan wilayah (DPW) maupun dewan pimpinan pusat (DPP).

Sehingga proses perbaikan data belum bisa ditindaklanjuti. 

"Karena proses tindak lanjut dan unggah dokumen merupakan kebijakan parpol masing-masing," ucapnya. 

Baca juga: KPU Kulon Progo Proyeksikan Anggaran Pemilu Serentak 2024 Sebesar Rp32 Miliar

Adapun tim verifikator KPU Kulon Progo sudah mencapai kurang lebih 50 persen dari keseluruhan dokumen yang diverifikasi. 

Hasilnya, otomatis akan tercantum dalam SIPOL selanjutnya parpol bisa menindaklanjuti hasil verifikasi tersebut. 

Sementara, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kulon Progo , Ria Harlinawati mengatakan untuk meminimalisir sengketa terhadap hasil verifikasi, parpol di tingkat kabupaten bisa berkoordinasi dengan parpol di atasnya untuk mempersiapkan hasil tindak lanjut yang akan diunggah di SIPOL. 

"Lokus kegiatan tindak lanjut di masing-masing kabupaten, karena parpol di tingkat kabupaten yang paling mengerti kondisi keanggotaan di wilayahnya," pungkasnya. ( Tribunjogja.com

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved