Suasana Terkini Rumah Singgah Irjen Ferdy Sambo di Magelang Sepekan Seusai Diperiksa Tim Mabes Polri

Penjagaan di depan gerbang utama oleh satpam komplek perumahan Cempaka Residence, tempat rumah singgah Ferdy Sambo, masih terus dilakukan.

Tribun Jogja/Nanda Sagita Ginting
Suasana perumahan Cempaka Residence, komplek rumah singgah Irjen Ferdy Sambo yang ada di Desa Banyurojo, Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Senin (22/08/2022). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Usai dilakukan pemeriksaan oleh Tim Khusus Mabes Polri sepekan lalu, tepatnya pada Senin (15/08/2022) lalu, kondisi rumah singgah Irjen Ferdy Sambo yang ada di komplek perumahan elit Cempaka Residence di Desa Banyurojo, Mertoyudan, Kabupaten Magelang terpantau sepi.

Namun, untuk penjagaan di depan gerbang utama oleh satpam komplek perumahan Cempaka Residence masih terus dilakukan.

Kondisi gerbang pun terpantau masih tertutup rapat, hanya dibuka ketika penghuni rumah akan masuk atau keluar. 

Sementara bagi pengunjung yang ingin masuk ke kompleks perumahan Cempaka Residence tersebut, tetap dilakukan pemeriksaan.

Ketua RT 07/RW 08, Dusun Saragan, Desa Banyurojo, Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Joko Sutarman, mengatakan tidak ada permohonan pemeriksaan lanjutan setelah dilakukan penyidikan dan pemeriksaaan seminggu lalu.

"Tidak ada kabar lagi, tidak jadi penandatangan BAP tetapi diminta KTP ,"ujarnya saat ditemui di rumahnya pada Senin (21/08/2022).

Sementara itu, selepas dilakukan penyidikan dan pemeriksaan di rumah elit milik Irjen Ferdy Sambo tersebut, Ia mengaku aktivitas masyarakat di sekitar tetap berjalan normal.

Bahkan, masyarakat terutama yang berada di dalam kawasan perumahan meminta untuk dilakukan validasi pendataan kependudukan.

"Sebenarnya bukan karena kasus ini. Namun, memang untuk pemutakhiran data kependudukan saja. Kami mengeluarkan surat edaran agar warga yang belum terdata bisa mengisi formulirnya. Untuk yang di Residence Cempaka, terdata ada total 15 KK. Ini yang sudah masuk baru beberapa, karena batas pengumpulan paling lambat itu, 01 September 2022,"urainya.

Sebagai informasi,dari wawancara sebelumnya dengan Ketua RT setempat, selama ini penghuni yang berada di Cempaka Residence, beberapa warganya tidak melapor ketika mendiami wilayah yang dibawahinya. 

( tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved