Mantan Kiper PSIM Yogyakarta, Ivan Febrianto Resmi Berseragam PSDS Deli Serdang

Mantan kiper PSIM Yogyakarta, Ivan Febrianto resmi memperkuat tim promosi Liga 2, PSDS Deli Serdang. Musim 2021 lalu, pemain kelahiran Semarang

Penulis: Taufiq Syarifudin | Editor: Kurniatul Hidayah
Dok PSDS
Ivan Febrianto 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Mantan kiper PSIM Yogyakarta, Ivan Febrianto resmi memperkuat tim promosi Liga 2, PSDS Deli Serdang.

Musim 2021 lalu, pemain kelahiran Semarang, Jawa Tengah ini sempat turun ke kasta ketiga sepak bola Tanah Air dengan membela Persiba Bantul.

Namun hal tersebut tidak membuat minder untuk kembali bersaing di level profesional.

Saat bercerita kepada Tribun Jogja, Ivan mengakui memang tidak mudah untuk mendapatkan posisi tersebut.

Baca juga: Bupati Sleman Usulkan Ada Jalur Wisata Sepeda di Jalan Tol Yogya-Bawen di Seyegan

"Alhamdulillah, saya dapat rejeki untuk kembali berkarier di level profesional. Usaha keras saya waktu bermain di Liga 3, lalu berlatih meski lama tak berkompetisi membuahkan hasil," kata Ivan, Senin (22/8/2022).

"Waktu selesai Liga 3 DIY, saya berlatih di sama teman-teman di JK United yang dipimpin langsung Roberto Kwateh. Di sana saya latihan sama kiper-kiper muda, sekalian sharing pengalaman sama mereka. Saya yakin berkat usaha ini yang membuat saya dapat kesempatan untuk main lagi di tim profesional," sambungnya.

Dalam perjalanannya, dua musim sebelum ini adalah musim yang cukup berat bagi Ivan. Akibat pandemi yang melanda Indonesia, kompetisi sepak bola harus berhenti sementara.

Masuk musim 2021, Ivan harus rela kontraknya tak diperpanjang PSIM.

Namun keinginan kuatnya untuk berkarier di sepak bola membuat pemain berusia 30 tahun ini tak menyerah dengan keadaan.

Hasilnya, Persiba Bantul yang mentas di Liga 3 DIY mengikatnya untuk mengisi posisi penjaga gawang sekaligus salah satu pemain senior.

Akan tetapi nasibnya tidak begitu baik, tim berjuluk Laskar Sultan Agung itu gagal masuk ke putaran nasional.

Cerita tidak berakhir, musim 2022 Ivan masih punya keinginan keras untuk kembali bermain di level profesional.

Upaya yang dilakukan dengan mengikuti sejumlah trial di tim Liga 2 sebelum bergulirnya kompetisi.

"Sebelum ke PSDS, saya sempat trial di beberapa tim Liga 2, tapi mungkin bukan rejeki saya disana. Alhamdulillah, sebelum kompetisi Liga 2 mulai ternyata saya diberi kesempatan di PSDS," terangnya.

"Istri dan orang tua saya juga sangat mendukung dan merestui. Mungkin jika mereka tidak merestui, saya tidak akan bisa seperti saat ini," imbuhnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved