Gaspol 52

Restorasi Honda CB650 'Police' 1981, Hidupkan Kembali Pamor Motor Bekas Patroli dan Pengawalan

Tedjo tetap mempertahankan bawaan motor dengan velg berdiameter 19 inch untuk bagian depan dan 18 inch untuk bagian belakang

Penulis: Hanif Suryo | Editor: Muhammad Fatoni
Tribun Jogja/ Hanif Suryo
Honda CB650 Police hasil restorasi Agung Cahyono dari Tedjo Klasyk Motorcycle Works Yogyakarta 

TRIBUNJOGJA.COM - Honda CB650 merupakan motor gede (moge) yang identik digunakan oleh instansi militer dan polisi untuk keperluan patroli dan pengawalan (Patwal) atau yang biasa disebut dengan voorijder.

Namun lantaran suku cadang yang relatif mahal nan langka, motor sport kelas menengah yang diproduksi rentang waktu 1978-1985 sudah banyak dihapus dari instansi tersebut dan kini justru beralih jadi incaran penggemar kendaraan klasik.

Hal tersebut diamini oleh Agung Cahyono dari Tedjo Klasyk Motorcycle Works Yogyakarta, yang belum lama ini dipercaya merestorasi Honda CB650, menghidupkan kembali 'pamor' motor Patwal yang pernah digunakan instansi Polisi Militer.

"Honda CB650 'Police' ini pemiliknya asal Bontang, Kalimantan Timur. Saya dipercaya merestorasi, mengembalikan motor ke kondisi standar seperti saat motor keluar dari pabrikan.

Sebab, saat pertama kali didapatkan motor ini bisa dibilang dalam kondisi bahan," ujar pria yang akrab disapa Tedjo ini.

"Sebelum dikirimkan ke Jogja (Tedjo Klasyk Motorcycle Works Yogyakarta), Honda CB650 ini sudah dua kali berpindah bengkel. Pertama di Kediri, kedua di Blitar. Lantaran proses penggarapannya tak kunjung jadi, si pemilik lantas mempercayakan proses restorasinya kepada kami," tambah pemilik bengkel yang terletak di Jalan MT Haryono No.44, Suryodiningratan, Mantrijeron, Kota Yogyakarta ini.

Diungkapkan Tedjo, restorasi yang dilakukannya pada Honda CB650 ini meliputi rebuild engine, ganti piston, kampas kopling, packing set, serta vapor blasting untuk membuat tampilan fisik mesin tampak seperti baru.

Tedjo juga melakukan pengecatan rangka, body set, perbaikan kaki-kaki.

Untuk bagian roda, Tedjo tetap mempertahankan bawaan motor dengan velg berdiameter 19 inch untuk bagian depan dan 18 inch untuk bagian belakang.

"Di samping itu, dilakukan pula penggantian karburator, pengapian set, diganti dengan bawaan Suzuki Shogun. Sebab kalau cari yang aslinya, itu sudah susah ditemui. Mungkin sudah tidak ada yang jual," ujar Tedjo.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved