Berita Nasional

KPK OTT Rektor Universitas Lampung

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan terhadap rektor Universitas Lampung (Unila) Karomani.

Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D
Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri di Gedung Merah Putih KPK, Rabu (19/2/2020). 

TRIBUNJOGJA.COM, LAMPUNG - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan terhadap rektor Universitas Lampung (Unila) Karomani.

OTT terharap rektor Unila ini dilakukan setelah KPK menindaklanjuti laporan dari masyarakat.

OTT ini dilaksanakan pada Jumat (19/8/2022) malam di dua lokasi berbeda yakni Bandung dan Lampung.

“Pihak yang ditangkap di antaranya rektor sebuah perguruan tinggi negeri di Lampung ” kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan dalam pesan tertulisnya kepada wartawan, Sabtu (20/8/2022) seperti yang dikutip dari Kompas.com.

Baca juga: 5 Universitas di Jogja yang Memiliki Program Studi Psikologi

Pihak-pihak yang diamankan dalam OTT ini menurut Ali Fikri sudah dibawa ke kantor KPK.

Penyidik KPK saat ini tengah melakukan pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang diamankan.

“Tim KPK masih menggali keterangan dan klarifikasi terhadap pihak-pihak yang ditangkap,” kata Ali.

Meski demikian, KPK belum mengumumkan dugaan tindak pidana korupsi yang menjerat Karomani.

“Perkembangannya akan segera disampaikan,” ujar Ali.

Sementara itu, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) mengaku belum mengetahui informasi soal rektor yang ditangkap KPK.

Plt Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Kemendikbud Ristek Nizam mengatakan, jika terdapat rektor yang terjerat kasus korupsi, maka hal ini bertentangan dengan misi perguruan tinggi.

“Sebagai garda moral dan etika yang bersih dari tindakan korupsi,” ujar Nizam, saat dihubungi Kompas.com, Sabtu. (*)

 

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved