PSS Sleman

Kata Seto Nurdiyantoro Usai PSS Sleman Dua Kali Kalah di Laga Kandang : Ini Tidak Bagus

PSS Sleman gagal melanjutkan tren positifnya setelah dipaksa mengakui superioritas Persib Bandung di depan publik sendiri.

Penulis: Hanif Suryo | Editor: Muhammad Fatoni
Dok PSS Sleman
Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiyantoro menghadiri sesi pre match press conference jelang laga kontra Persib Bandung di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Kamis (18/8/2022) 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro memberikan komentar terkait kegagalan tim asuhannya meraih poin penuh di kandang saat menghadapi Persib Bandung, Jumat (19/8/2022).

Meski bermain di kandang sendiri, PSS Sleman harus menelan kekalahan 0-1 atas Persib Bandung di Stadion Maguwoharjo, pada pekan kelima BRI Liga 1 2022/2023 pada Jumat malam kemarin.

Dengan hasil tersebut, PSS Sleman pun gagal melanjutkan tren positifnya setelah dipaksa mengakui superioritas Persib Bandung di depan publik sendiri.

Super Elja takluk atas tamunya, setelah penyerang Persib Bandung asal Brasil yakni David da Silva mencetak gol semata wayang pada laga tersebut saat laga baru memasuki menit ke-7.

Kekalahan ini memperpanjang catatan buruk Super Elang Jawa, julukan PSS Sleman tiap kali jumpa Persib Bandung.

Dalam enam pertemuan terakhir, PSS Sleman hanya mampu meraih sekali kemenangan, kalah empat kali, dan satu laga lainnya berakhir imbang.

Pelatih PSS Sleman , Seto Nurdiyantoro menyebut laga berlangsung seru, kedua tim saling serang sayang timnya harus kembali kehilangan poin di kandang.

"Kekalahan kedua di home buat kami ini tidak baik. Kami kehilangan 4 poin di home, artinya kami harus mencuri poin di luar (tandang)," ujar Seto Nurdiyantoro.

Lebih lanjut, gol cepat dari Persib Bandung menurut Seto menjadi bahan evaluasi termasuk cara bermain yang terlalu banyak berkutat di tengah.

"Di babak pertama kemasukan terlalu cepat ini menjadi evaluasi bagaimana rapuhnya pertahanan kami. Di babak pertama juga kami terlalu asyik bermain ball possession minim dengan shooting, minim penyelesaian akhir meskipun ada sejumlah peluang tapi tidak maksimal. Mudah-mudahan ini menjadi evaluasi buat saya secara pribadi maupun pemain," papar Seto.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved