Berita Kriminal Hari Ini

Persidangan Kasus Pembunuhan Pelajar SMP di Grabag Magelang Akan Digelar Pekan Depan

Persidangan kasus pembunuhan dengan tersangka IA (15) warga Grabag, Kabupaten Magelang akan segera digelar

dok.kolase Tribun Jogja/ kompas.com
Perkembangan kasus pembunuhan pelajar SMP di Grabag, Kabupaten Magelang, tersangka terancam hukuman mati 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Persidangan kasus pembunuhan dengan tersangka IA (15) warga Grabag, Kabupaten Magelang akan segera digelar.

Setelah dilakukan pelimpahan berkas perkara tahap kedua di Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Magelang, Jumat (19/08/2022).

Diketahui, kasus pembunuhan yang dilakukan tersangka IA (15) kepada korbannya yakni WHS (13) dipicu rasa sakit hati karena kepergok mencuri HP milik korban saat di sekolah.

Baca juga: Ribuan Tenaga Kesehatan di Klaten Ikuti Senam Massal di Stadion Trikoyo

Atas dasar itulah, IA tega menghabisi nyawa teman sekelasnya yang masih berstatus sebagai pelajar SMP di Magelang.

Jenazah korban ditemukan pada area kebun kopi di Dusun Kupen, Desa Baleagung, Kecamatan Grabag, sekitar pukul 14.00 WIB pada Kamis (4/8/2022) lalu.

Kasi Pidum Kejari Kabupaten Magelang Toto Harmiko menuturkan, gelaran sidang diperkirakan akan dilaksanakan pada pekan depan.

"Untuk pelimpahan pengadilan karena ini perkara anak, terkait masa penahanan yang ada batas waktunya. Minggu depan sudah dilimpahkan (ke pengadilan). Hari Selasa atau Rabu untuk segera dilaksanakan proses persidangan," ujarnya saat ditemui di Kejadi Kabupaten Magelang, Jumat (19/08/2022).

Ia menambahkan, proses untuk persidangan memang dilakukan dengan cepat.

Disesuaikan dengan undang-undang peradilan anak.

"Tidak genap satu minggu karena masa penahanan anak ini singkat. Jadi proses sidangnya juga harus cepat," ucapnya.

Baca juga: Pembangunan Berjalan, Masih Ada Warga Seyegan Sleman Terdampak Tol Yogya-Bawen Belum Pindah

Sementara itu, penasihat hukum tersangka IA, Satria Budhi menyampaikan, permintaan maaf tersangka kepada keluarga korban.

"Kami mewakili tersangka meminta maaf kepada keluarga korban, masyarakat Grabag dan masyarakat Indonesia pada umumnya. Kemudian pelajaran berharga bagi orang tua juga harus mendidik anaknya agar tidak terjadi hal yang seperti ini. Direncanakan, tersangka akan dirujuk ke LP Kutuarjo," urainya. (ndg)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved