Berita Kota Yogya Hari Ini

Warga Dipowinatan Yogyakarta Gelar Merti Golong Giling untuk Peringati HUT RI

Warga Dipowinatan, tepatnya di Kelurahan Keparakan, Kemantren Mergangsan, Kota Yogyakarta menggelar Merti Golong Giling 'Manunggaling Warga Dipowinata

TRIBUNJOGJA.COM/ Neti Rukmana
Warga Dipowinatan, tepat di Kelurahan Keparakan, Kemantren Mergangsan, Kota Yogyakarta menggelar Merti Golong Giling 'Manunggaling Warga Dipowinatan' pada Kamis, (18/8/2022). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Warga Dipowinatan, tepatnya di Kelurahan Keparakan, Kemantren Mergangsan, Kota Yogyakarta menggelar Merti Golong Giling 'Manunggaling Warga Dipowinatan' pada Kamis, (18/8/2022) pukul 15.30-17.00 WIB.

Ketua Kampung Dipowinatan, Warsito, mengatakan, agenda tersebut merupakan agenda rutin yang digelar pada setiap tahun saat memperingati HUT RI. 

"Tapi, karena dua tahun kemarin masih terdapat pembatasan kegiatan karena pandemi, jadi selama dua tahun tidak kami gelar agenda tersebut," katanya, kepada Tribunjogja.com di Kampung Dipowinatan. 

Baca juga: Daftar Oknum yang Akan Dilaporkan Halangi Penyidikan hingga Pencurian oleh Kuasa Hukum Brigadir J

Di dalam agenda tersebut terdapat gunungan makanan, yang di dalamnya berisi bakpao dan arem-arem. 

Pasalnya, masyarakat di wilayah itu sering memproduksi makanan tersebut, sehingga isi dalam gunungan pun disimbolkan dari hasil produksi Warga Dipowinatan

Tidak hanya itu saja, beberapa warga di Dipowinatan turut menyajikan kuliner yang ditaruh di depan rumah masing-masing. 

Kuliner itu berupa mi, nasi kuning, nasi merah, hingga beragam camilan.

"Jumlah makanannya sampai tidak bisa terhitung. Karena banyak warga yang juga menyajikan makanan di depan rumah. Jadi, warga atau pengunjung saat ini bisa mencicipi berbagai makanan yang diolah oleh warga Dipowinatan," tuturnya. 

Agenda itu juga dihadiri oleh Anggota Komisi A DPRD DIY dari fraksi PKS, Muhammad Syafi'i.

Ia pun memberikan apresiasi atas totalitas masyarakat Dipowinatan yang menyanggarakan Merti Golong Giling tanpa meminta bantuan dana dari APBD.

"Mereka (masyarakat Dipowinatan) bersedia menggunakan dananya sendiri dan melakukan Merti Golong Giling atau pesta rakyat. Hal itu juga bisa menjadi bentuk silahturahmi antar sesama warga Dipowinatan," ucapnya. 

Lanjutnya, pagelaran itu bisa memperkuat kesatuan masyarakat.

Di mana dalam agenda itu tidak hanya dihadiri oleh warga setempat, namun beberapa warga di sekitarnya yang berada di Kelurahan Keparakan turut hadir dan memeriahkan pagelaran tersebut. 

"Saya harap acara ini terus dilestarikan, agar kekompakan dan silahturahmi terus terjaga," imbuhnya. 

Dia berharap, berjalannya agenda tersebut bisa memberikan semangat baru yang sesuai dengan jargon Pemerintah yakni pulih lebih cepat dan bangkit lebih kuat.

Baca juga: Sukses Laksanakan Tugas, Paskibraka DIY Tahun 2022 Resmi Dibubarkan

Sementara itu, Mantri Pamong Praja Kemantren Mergangsan, Pargiyat, turut mengatakan, acara yang dikaitkan dengan HUT Ke-77 RI dapat menjunjung nilai-nilai potensi dari wilayah tersebut. 

"Terbentuknya Rintisan Kelurahan Budaya dapat menjadi bagian dalam menumbuhkan aneka keragaman suku dan budaya. Begitu pula dengan Merti Golong Giling, bisa menjadi bagian dari hal itu dan menyosong kebersamaan," terangnya. 

Harapannya, atas terselenggara Merti Golong Giling dapat menjadikan masyarakat di sekitarnya lebih berbaur dan rukun kembali.

"Mengingat sarana menumbuhkan ekonomi di Kota Yogyakarta sangat tergantung dengan paristiwa, maka kami ingin juga bisa membangun potensi pariwisata seni budaya di dalamnya," tambahnya. (Nei)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved