HUT Kemerdekaan RI

Peringati HUT Ke-77 RI, Seorang Warga Bedingin Wetan Sleman Cosplay Jadi Ibu Pertiwi, Ini Pesannya

Wurinto (43), warga Dusun Bedingin Wetan, Padukuhan Tokerten, Kalurahan Sumberadi, Kapanewon Mlati, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta

TRIBUNJOGJA.COM/ Neti Rukmana
HUT Ke-77 RI, Seorang Warga Bedingin Wetan Cosplay Ibu Pertiwi, Rabu (17/8/2022) 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Wurinto (43), warga Dusun Bedingin Wetan, Padukuhan Tokerten, Kalurahan Sumberadi, Kapanewon Mlati, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, terlihat semangat mengikuti pawai 17 Agustus.

Pawai yang digelar oleh warga RW 35 Dusun Bedingin Wetan, itu berlangsung pada Rabu (17/8/2022) pukul 14.00-17.00 WIB.

Uniknya, ia mampu mencuri perhatian para peserta pawai sekaligus para penonton pawai tersebut. 

Pasalnya dia mengenakan pakaian kebaya bunga-bunga berwarna merah dan dipadukan dengan bawahan berupa kain jarik.

Baca juga: Suka Umroh PPB UIN Sunan Kalijaga Akan Berangkatkan 4 Calon Jemaah ke Tanah Suci

Berdasarkan kreatifitasnya, dia juga bersolek.

"Saya memilih kostum itu karena ingin menggambarkan seorang ibu pertiwi yang berjuang dari mengandung anaknya hingga melahirkan anak-anak bangsa menjadi berbudaya, budipekerti, dan berguna bagi agama serta nusa bangsa," ujarnya, kepada Tribunjogja.com di Dusun Bedingin Wetan.

Terlebih, dia menggambarkan perjuangan seorang Ibu Pertiwi di Tanah Air penuh dengan lika-liku selama masa hidupnya. 

Maka dari itu, Rinto juga ingin menyuarakan tanah kelahirannya dari naungan Ibu Pertiwi.

Ide itu sendiri didapatkan secara spontan tanpa ada pemikiran yang panjang. 

Dengan dua kilometer panjang jalur pawai yang dikutinya, Rinto juga membawa sepeda tanpa dikendarai.

"Sebenarnya, sepeda itu hanya digunakan sebagai pelengkap properti saja. Karena, konsep awal pawai itu tanpa kendaraan," imbuhnya.

Baca juga: Mayoritas Air Sumur di Kota Yogyakarta Tercemar Bakteri E-Coli, Lakukan Ini Agar Aman Dikonsumsi

Dia pun berpesan, untuk mengisi momen HUT Kemerdekaan RI harusnya dipenuhi dengan nilai-nilai edukasi maupun sejarah perjuangan para pahlawan.

"Tujuannya agar anak-anak di wilayahnya dapat mengetahui sejak dini bagaimana perjuangan seorang ibu," lanjutnya. 

Ke depan, Rinto akan menyemarakan HUT RI dengan konsep yang berbeda-beda.

"Biar kita bisa lebih luas dalam mengasah kreativitas setiap orang," tutupnya. (Nei)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved