Berita Sleman Hari Ini

Capaian Booster Masih Rendah, Pemkab Sleman Kembali Gelar Vaksinasi di Kalurahan 

Minat warga Sleman mengikuti program vaksinasi booster masih rendah. Sampai saat ini capaian vaksin lanjutan dosis ketiga itu, baru di angka 40 persen

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Kurniatul Hidayah
dok.istimewa
ilustrasi : vaksin booster 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Minat warga Sleman mengikuti program vaksinasi booster masih rendah.

Sampai saat ini capaian vaksin lanjutan dosis ketiga itu, baru di angka 40 persen.

Beragam cara dilakukan untuk bisa melakukan percepatan.

Satu di antaranya, dengan kembali melakukan penyuntikan vaksin di kalurahan-kalurahan.

Baca juga: Jarak Rumah Ferdy Sambo di Magelang dan SMA Taruna Nusantara, Bharada E Disebut Antar Makanan Anak

Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo mengatakan, sebagai tindak lanjut surat edaran Menteri Dalam Negeri tentang percepatan vaksinasi dosis lanjutan, pihaknya telah mengeluarkan surat edaran nomor 51 tahun 2022.

Di mana, pelaksanaan vaksinasi booster akan dilakukan di Kalurahan dimulai pada tanggal 22 Agustus. 

"Juknisnya sudah dibuat, nanti booster dimulai tanggal 22 Agustus hingga 6 September. Pelaksanaannya di kalurahan masing-masing, yang sudah ditentukan sesuai jadwal," kata Kustini, Selasa (16/8/2022). 

Pemerintah Kapanewon, Kalurahan hingga TNI-Polri diminta saling berkolaborasi agar pelaksanaan vaksinasi lanjutan dosis ketiga ini bisa berjalan dengan lancar.

Sentra vaksinasi nantinya akan digelar di Kalurahan. Harapannya, masyarakat bisa lebih mudah dan lebih dekat untuk mengakses vaksin booster.

Kepala Dinas Kesehatan Sleman, Cahya Purnama mengatakan hingga saat ini capaian vaksinasi booster Kabupaten Sleman berada di angka 40 persen.

Jumlah ini masih lebih rendah dari target Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta sebesar 50 persen hingga akhir bulan Juli 2022.

Baca juga: Jelang HUT ke-77 Kemerdekaan RI, 28 ASN Pemkab Kulon Progo Dianugerahi Satyalancana Karya Satya

Karenanya, sosialisasi vaksinasi booster perlu digencarkan untuk menekan penyebaran virus Covid-19 yang sempat mengalami kenaikan di Kabupaten Sleman akhir-akhir ini.

"Saat ini Sleman masih berada di level 1, meski efek dari varian kali ini tidak seberat sebelumnya, namun penyebarannya begitu cepat sehingga dibutuhkan dukungan dari semuanya untuk berkoordinasi dengan masyarakat agar mengikuti vaksinasi booster ini," kata dia. (rif)
 

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved