Peringatan HARNAS UMKM 2022, DIY Terima Penghargaan Bakti Koperasi dan UKM Tahun 2022

Penghargaan tersebut diraih dalam Peringatan Hari Nasional UMKM yang jatuh pada Jumat 12 Agustus 2022 lalu.

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Muhammad Fatoni
dok.istimewa
Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dinobatkan atas Bakti Koperasi dan UKM Tahun 2022. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dinobatkan atas Bakti Koperasi dan UKM Tahun 2022.

Penghargaan tersebut diraih dalam Peringatan Hari Nasional UMKM yang jatuh pada Jumat 12 Agustus 2022 lalu.

HARNAS UMKM 2022 yang diselenggarakan Kementerian Koperasi dan UKM RI bertempat di Pelataran Cihampelas Walk Bandung.

Acara tersebut mengusung tema “UMKM JUARA DENGAN DIGITAL” dan turut diserahkan “Penganugerahan Penghargaan Bakti Koperasi dan UKM 2022”.

Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memperoleh tiga Kategori penghargaan yakni Ketegori Pejabat Instansi Pusat/Daerah, Kategori Tokoh Masyarakat dan Kategori Tokoh Gerakan Koperasi.

Penghargaan Bakti Koperasi dan UKM yang ditujukan bagi aparat Pembina atau tokoh aktivis yang telah berkontribusi dalam bidang pembinaan dan pengembangan KUMKM ini diberikan kepada Dinas Koperasi UKM DIY, dan diterima langsung oleh Srie Nurkyatsiwi selaku Kepala Dinas. 

Apresiasi ini merupakan kebanggaan bagi Pemerintah Daerah khususnya stakeholder bidang KUMKM yang mendapatkan apresiasi atas apa yang sudah dilakukan selama pandemic berlangsung untuk konsisten dalam menjalankan komitmen melalui pemberdayaan KUMKM 

Penghargaan atau Bakti Koperasi menjadi apresiasi bersama lintas pemangku kebijakan dan masyarakat dalam memajukan dengan pembinaan dan pengembangan Koperasi dan UKM, terutama disaat menghadapi tantangan dalam pemulihan ekonomi saat dan pascapandemi.

Beberapa poin yang menjadikan DIY menerima Penghargaan atau bakti jasa, yang pertama adalah keberpihakkan dan kepeduiian dalam mengembangkan koperasi dan UKM.

Kedua, Peran Aktif Dalam Peninjauan Langsung ke Koperasi dan UKM.

Ketiga, peran aktif dalam mendorong/memotivasi lingkungan dan masyarakat sekitar untuk melakukan usaha.

Keempat, peran aktif dalam menyediakan sarana dan prasarana serta dukungan dana bagi pengembangan koperasi dan UKM.

Kelima, peran aktif dalam berkoordinasi dengan instansi terkait dalam rangka pembinaan dan pengembangan koperasi dan UKM.

Keenam, Peran Aktif Dalam Mengaitkan Program Instansi Untuk Mengembangkan Koperasi dan UKM.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved