Piala Raja Sprint Rally

Udi Baboe, Navigator Senior Pendamping Setia Marrel

Pria bernama asli Rushadi Baboe ini sudah mengantongi berbagai kejuaraan selama menjadi navigator sejak 2015 hingga sekarang.

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Hari Susmayanti
Istimewa
Pembalap tim Gumregah Jogja Motorsport, RM Gustilantika Marrel Suryokusumo (kiri) dan navigator Udi Baboe (kanan) 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Keberhasilan seorang pembalap reli dalam meraih prestasi tidak bisa dilepaskan dari sosok navigator atau co-driver yang selalu mendampingi dan memandu saat memacu mobil balap di atas lintasan.

Kali ini kita akan membahas sosok Udi Baboe, navigator senior yang selama enam tahun terakhir selalu mendampingi pembalap andalan tim Gumregah Jogja Motorsport, RM Gustilantika Marrel Suryokusumo di berbagai lintasan balap.

Pria bernama asli Rushadi Baboe ini sudah mengantongi berbagai kejuaraan selama menjadi navigator sejak 2015 hingga sekarang.

Menjadi Juara 1 hingga Juara Umum 1 sudah delapan kali diraihnya. Selain itu, ia pun selalu masuk 10 besar, baik di Kejurnas, Kejurda, hingga yang terbaru di Piala Raja.

Memiliki sisi lain dari dunia navigator, dirinya merupakan pensiunan bank berpengalaman selama 26 tahun. Selain itu, sampai saat ini ia juga mengelola perkebunan sawit pribadi di Sumatra Utara dan Selatan.

Kisah awal mula kebersamaan dirinya dengan Marrel dimulai sekitar enam tahun lalu.

Saat itu, Udi dan Marrel berada dalam tim 7 saudara yang berlaga di balapan speed offroad.

"Waktu itu tidak ada pembalap yang saya dampingi. Sedangkan Marrel belum punya navigator tetap. Akhirnya saya coba masuk. Ternyata cocok dan bertahan sampai sekarang," jelas Udi.

Baca juga: Emmanuelle Amandio, Raja Drift Indonesia Ingin Kembali Bernostalgia di Sprint Rally

Baca juga: Jelang Piala Raja Sprint Rally, Marrel Mohon Doa Restu Warga Jogja

Udi bercerita, sebelum bertemu Marrel, dirinya pernah mencoba berpasangan dengan pembalap senior Eri Triawan, ayahanda Marrel, namun mereka berdua selalu gagal mencapai garis finish meski memiliki catatan waktu yang baik.

"Waktu (balapan) dengan bapaknya Marrel, meski catatan waktunya lebih baik dibanding pas saya dengan Marrel, tapi ada aja kejadian tiap balapan sehingga kita gagal sampai finish. Mulai dari rem blong, pokoknya ada aja gitu," tambah Udi.

Udi mengaku kalau yang "menjodohkan" dirinya dengan Marrel di lintasan balap adalah ayah Marrel sendiri.

Hasilnya pun tidak sia-sia. Pada balapan pertama yang mereka ikuti, Marrel dan Udi berhasil naik ke podium.

"Setelah (podium) yang pertama itu, setiap lomba rata-rata kita selalu berhasil naik podium," akunya.

Menurut Udi, Marrel merupakan pembalap dengan tipe fighter.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved