Konflik China Taiwan

China Kecam Menlu Inggris Liz Truss, Tuduh London Hanya Antek AS

China memprotes pemanggilan Dubes China di London, dan menuduh Inggris telah jadi antek Amerika terkait konflik Taiwan.

Penulis: Krisna Sumarga | Editor: Krisna Sumarga
eng.chinamil.com.cn/ Foto oleh Wang Yi
ILUSTRASI. Jet tempur J-16 dari Brigade Penerbangan Angkatan Udara di bawah Komando Teater Timur PLA China lepas landas untuk latihan pertempuran udara pada 21 Februari 2021. 

TRIBUNJOGJA.COM, BEIJING – China mengecam keras Langkah Menlu Inggris Liz Truss yang memanggil Dubes China di London, Zheng Zeguang, Rabu (10/8/2022).

Beijing menuduh langkah Truss itu semata kebutuhan kampanyenya untuk menjadi perdana menteri Inggris berikutnya.

Sikap Truss juga hanya memperteguh posisi Inggris yang jadi antek atau boneka Washington di setiap kebijakan luar negerinya.

Zheng Zeguang  menerima protes Inggris atas Latihan militer besar-besaran di Taiwan, yang oleh China dijadikan balasan atas kunjungan Keta DPR Nancy Pelosi ke pulau itu.

Baca juga: Analis China Anggap Washington Salah Kalkulasi Terkait Konflik China Taiwan

Baca juga: China Latihan Blokade Laut, Taiwan Tuduh Beijing Siapkan Invasi ke Pulau Itu

Baca juga: China Petik Manfaat Geopolitik Kunjungan Nancy Pelosi ke Taiwan

Bagi China, yang dikemukakan para analis dan dikutip media Global Times, Inggris saat ini telah kehilangan kredibilitasnya sebagai negara merdeka.

Mereka menekankan China akan dengan tegas menanggapi provokasi dari AS dan sekutunya yang menentang prinsip satu China dan merusak kedaulatan dan integritas teritorial China.

Truss pada Rabu memanggil Duta Besar China untuk Inggris Zheng Zeguang atas eskalasi agresif Beijing terhadap Taiwan.

Truss mengklaim perilaku dan retorika yang semakin agresif dari Beijing mengancam perdamaian dan stabilitas di kawasan itu.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Wang Wenbin mengatakan China sangat tidak puas dan menentang hal ini dan telah mengajukan keberatan ke Inggris.

"Jika Skotlandia berkolusi dengan kekuatan eksternal dan memisahkan diri dari Inggris, apakah Inggris akan tetap tenang, menahan diri, duduk dan menyaksikan situasi memburuk?" tanya Wang.

Duta Besar Zheng Zeguang telah mengajukan keberatan serius ke pihak Inggris atas pernyataan dan tindakan yang salah yang terakhir mengenai masalah Taiwan.

Ia secara tegas membantah tuduhan-tuduhan yang dilontarkan pejabat senior Inggris pada pertemuan Rabu.

Zheng menekankan membantu Taiwan mempertahankan dirinya sendiri atau rencana anggota parlemen mengunjungi Taiwan, keduanya pelanggaran serius prinsip satu-China.

Pemerintah Republik Rakyat Tiongkok dan Kerajaan Inggris pernah membuat komunike bersama pada 50 tahun lalu terkait masalah ini.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved