Bupati Bantul Abdul Halim Muslih

Bupati Halim Resmikan Sumber Titik Air di Dusun Kajor Bantul

Bupati Bantul Abdul Halim Muslih bersama Kasad TNI AD, Dudung Abdurachman meresmikan titik sumber air Dusun Kajor melalui video conference.

Editor: Agus Wahyu
TRIBUNJOGJA.COM/ISTIMEWA
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih meresmikan titik sumber air di Dusun Kajor, Kalurahan Selopamioro, Kapanewon imogiri, Jumat (12/8/2022). 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Bupati Bantul Abdul Halim Muslih bersama Kasad TNI AD, Dudung Abdurachman meresmikan titik sumber air Dusun Kajor melalui video conference, Jumat (12/8/2022).

"Program dari TNI ini akan dilanjutkan Pemkab Bantul. Ini nanti akan dipasang sambungan rumah tangga untuk memudahkan mendapatkan air," ucap Bupati Abdul Halim Muslih.

Baca juga: Bupati Halim Sebut Program TMMD Dukung Gerak Ekonomi Masyarakat Bantul

Baca juga: Bupati Bantul Resmikan PAB Kedung Walikukun, Warga Desa Sitimulyo Tak Lagi Kekuarangan Air Bersih

Bupati Bantul mengatakan, kee depan, akan lebih banyak wilayah yang digarap TNI AD lewat program Manunggal Air.

“Bapak Danrem Pamungkas, Puji Cahyono juga telah berpesan, bahwa warga yang telah difasilitasi titik sumber air, semisal Dusun Kajor ini, agar senantiasi menjaga perangkat yang diberikan. Sehingga kemanfaatan titik sumber air bisa bertahan lama,” pesan Abdul Halim.

halim warga kajor
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih berdialog dengan warga dusun Kajor Selopamioro Imogiri seusai meresmikan titik sumber air di dusun setempat, jumat (12/8/2022).

“Alhamdulilah mulai pagi ini, masyarakat Padukuhan Kajoran Wetan, Selopamioro tak perlu lagi menunggu kedatangan truk tangki air untuk mencukupi kebutuhan air bersihnya. Berkat program TNI AD Manunggal Air yang membangun sumur hidran, kini jaringan air bersih telah sampai ke perkampungan mereka,” ujar Bupati Halim.

Dikatakan orang nomor satu di Kabupaten Bantul ini, bahwa Pemkab Bantul akan melanjutkan program air bersih ini dengan membuat penyambungan pipa ke rumah-rumah warga, sehingga salah satu kebutuhan dasar ini akan semakin mudah dijangkau masyarakat.

“Dengan begitu, dapat meningkatkan produktivitas masyarakat yang muaranya adalah peningkatan kesejahteraan masyarakat,” lanjutnya.

Sekadar diketahui, pada Agustus ini masih ditengarai sebagai puncak musim kemarau di Kabupaten Bantul. Ketika masa ini tiba, warga Dusun Kajor, Selopamioro, termasuk satu di antara yang terdampak.

Untuk memenuhi kebutuhan air mereka, warga Dusun Kajor harus membeli air sekitar Rp150 ribu untuk tiap 5.000 liter. Solusi ini tentu tergolong berat karena 5000 liter hanya bisa dikonsumsi selama satu minggu.

Menyadari krisis tersebut, Kasad TNI AD melalui program Manunggal Air memilih Dusun Kajor menjadi salah satu target yang dibantu perihal pemenuhan kebutuhan air. Menggunakan pipa hidran, air dari Kedung Bunder disalurkan ke tampungan warga sehingga warga bisa mengambil secara gratis. (ayu)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved