Berita Sleman Terbaru Hari Ini

Renovasi 7 Ruangan di SDN 1 Delegan yang Terbakar Mulai Dikebut, Target Tahun Ini Rampung

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman telah menyiapkan skema untuk memperbaiki gedung SDN 1 Delegan, Sumberharjo, Kapanewon Prambanan

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM/ Ahmad Syarifudin
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo didampingi Kepala Dinas Pendidikan Sleman Ery Widaryana saat meninjau ruang kelas yang terbakar di SDN I Delegan, Sumberharjo, Prambanan Sleman, Rabu (10/9/2022) 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman telah menyiapkan skema untuk memperbaiki gedung SDN 1 Delegan, Sumberharjo, Kapanewon Prambanan, yang terbakar hebat dan menghanguskan 7 ruangan, pada Selasa (9/8/2022) malam lalu.

Skema perbaikan disusun dalam dua opsi. Nantinya, jika opsi telah ditentukan maka proses perbaikan secepatnya akan dilaksanakan. 

"Intinya, segera akan kita lakukan renovasi, dengan menghabiskan Rp 1,6 miliar kalau gak salah," kata Sekda Sleman, Harda Kiswaya, Kamis (11/8/2022). 

Baca juga: BKD DIY Dalami Dugaan Pelanggaran Disiplin Tiga Guru dan Kepala SMAN 1 Banguntapan

Pemkab Sleman sudah menggelar rapat internal untuk rencana perbaikan SDN 1 Delegan Prambanan.

Dihadiri Inspektorat; Bagian Administrasi Pembangunan; Dinas Pekerjaan Umum dan Kawasan Permukiman (DPUPKP); Dinas Pendidikan serta Bagian Hukum Setda Sleman. Pada intinya, kata Sekda, 7 ruang gedung sekolah yang terbakar akan diperbaiki dalam waktu yang relatif singkat. 

"Saya target, ndak sampai akhir tahun selesai," kata dia. 

Skema pembiayaan dalam perbaikan sekolah ini disusun dalam dua opsi.

Yaitu, menggunakan penggeseran anggaran di Dinas Pendidikan, atau menggunakan pos anggaran Belanja Tak Terduga (BTT).

Menurut Sekda, untuk biaya perbaikan sebenarnya tidak ada masalah. Artinya, uang senilai Rp 1,6 miliar sudah ada.

Uang tersebut nantinya digunakan hanya untuk pengadaan gedung fisik dan mebeler saja, bukan termasuk pengadaan komputer yang turut terbakar. 

"Hari ini langsung kami minta konsultasi ke BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan). Mana yang disarankan. Itu yang akan kami lakukan," kata dia. 

Baca juga: Tahapan Seleksi Perangkat Desa Kurung Klaten Dipastikan Tetap Berlanjut

Terpisah, Sub Koordinator Perundangan Undangan, Bagian Hukum Setda Kabupaten Sleman, Hendra Adi Riyanto mengatakan, kemungkinan besar skema anggaran yang dipakai perbaikan gedung SDN 1 Delegan adalah dengan pergeseran anggaran di Dinas Pendidikan.

Dalam rapat sempat dilakukan kajian. Dan memakai anggaran dari OPD terkait dinilai masih cukup. Hendra menilai perbaikan dengan skema ini tidak ada masalah. 

"Boleh. Prosesnya nanti nunggu perubahan. Secara sistem memakai anggaran yang ada," kata Hendra.

Nantinya, pelaksanaan perbaikan gedung sekolah bukan hanya Dinas Pendidikan saja namun melibatkan sejumlah OPD.

Di antaranya, DPUPKP yang otomatis menyiapkan konstruksi bangunan. Kemudian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) untuk mengawasi rencana gambar dan proses lelang. Hasil simulasi yang telah dilakukan, sebelum akhir 2022, proses perbaikan bisa rampung. (rif)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved