Kata Pertamina Ketersediaan Pertalite Dipastikan Aman Penuhi Kebutuhan SPBU

corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting menepis kabar soal kelangkaan Pertalite.

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
TRIBUNJOGJA.COM/ Miftahul Huda
ketersediaan Pertalite dipastikan aman lantaran berada di level sekitar 18 hari dan masih terus berproduksi 

Tribunjogja.com JAKARTA - Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting menepis kabar soal kelangkaan Pertalite.

"Stok Pertalite kita aman," ujarnya, saat dihubungi oleh Kompas.com, Kamis (11/8/2022).

Hingga Kamis (11/8/2022), ketersediaan Pertalite dipastikan aman lantaran berada di level sekitar 18 hari dan masih terus berproduksi.

"Hari ini stok Pertalite berada di level 18,3 hari, dan terus berproduksi," tandasnya.

"Beberapa Fuel Terminal kami seperti di Plumpang bahkan beroperasional 24 jam untuk memenuhi kebutuhan SPBU," tambah Irto.

Pihakanya juga mengaku tidak memberlakukan pembatasan penyaluran Pertalite.

Sebaliknya, mereka justru akan mempercepat pendistribusian Pertalite ke SPBU.

Dikutip dari Kompas.com (11/8/2022), Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan bahwa konsumsi masyarakat terhadap BBM memang mengalami peningkatan.

Hingga Juli 2022, Pertamina mencatat penyaluran BBM jenis Pertalite sudah mencapai 16,8 juta kiloliter (kl).

Artinya, kuota BBM bersubsidi hanya tersisa 6,2 juta kl dari kuota yang ditetapkan sebesar 23 juta kl pada tahun ini.

Adapun BBM bersubsidi jenis Solar yang sudah tersalurkan 9,9 juta kilo liter dengan kuota 14,9 juta kiloliter.

Untuk mengantisipasi penurunan kuota BBM bersubsidi, Irto menjelaskan saat ini pihaknya tengah berkoordinasi dengan pemerintah untuk mengatur distribusi BBM bersubsidi.

Meskipun demikian, Irto menegaskan bahwa hingga saat ini pihaknya belum menerapkan pembatasan pembelian BBM bersubsidi jenis Pertalite.

Pasalnya, penerapan pembatasan pembelian BBM bersubsidi jenis Pertlite dan Solar juga masih menunggu Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 191 Tahun 2014 Tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak yang masih dalam tahap revisi. (*)

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved