Presiden Biden Tandatangani Persetujuan Masuknya Swedia-Finlandia ke NATO

Presiden AS Joe Biden menandatangani persetujuan AS atas masuknya Swedia dan Finlandia ke blok militer NATO.

Penulis: Krisna Sumarga | Editor: Krisna Sumarga
AP PHOTO/ROMAN KOKSAROV
Berbagai kendaraan militer dan tank milik Polandia, Italia, Kanada, dan AS bergerak dalam latihan militer NATO Namejs 2021 di tempat pelatihan di Kadaga, Latvia, pada Senin, 13 September 2021. NATO memperkuat pasukan aliansi dan melakukan latihan di wilayah anggota paling timurnya. 

TRIBUNJOGJA.COM, WASHINGTON - Presiden AS Joe Biden menandatangani dokumen ratifikasi sebagai persetujuan AS terkait proses masuknya Finlandia dan Swedia ke NATO.

DOkumen itu ditandantangani Biden di Gedung Putih, Selasa (9/8/2022) waktu setempat. Swedia dan Finlandia selama bertahun-tahun menyatakan diri netral di Eropa.

Namun pecahnya konfik di Ukraina menggerakkan negara-negara it uke blok militer, sekaligus menjawab ekspansi NATO ke kawasan Nordik dan Baltik.

Baca juga: Peringatan Keras Vladimir Putin terhadap Finlandia Jika bergabung dengan NATO

Baca juga: Rusia Akan Serang Negara-negara Anggota NATO Jika . . .

Baca juga: Rusia Peringatkan Soal Potensi Meletusnya Peperangan dengan NATO

“Itu momen penting, saya percaya, dalam aliansi, dan untuk keamanan dan stabilitas yang lebih besar tidak hanya di Eropa dan AS, tetapi juga dunia,” kata Biden sebelum meneken dokumen.

Senat AS pekan lalu menyetujui resolusi yang meratifikasi aplikasi Finlandia dan Swedia, yang memungkinkan Biden resmi menyerahkan persetujuan AS atas aksesi mereka ke aliansi.

Turki, Spanyol, Yunani, Portugal, Hongaria, Slovakia, dan Republik Ceko belum menyetujui aplikasi kedua negara ke NATO.

Biden dalam sambutannya juga mendesak negara-negara yang tersisa untuk segera menyelesaikan proses ratifikasi mereka sendiri untuk membawa Finlandia dan Swedia ke dalam aliansi.

Finlandia dan Swedia pada bulan Mei mengajukan aplikasi keanggotaan NATO, dengan alasan perubahan situasi keamanan Eropa setelah peluncuran operasi militer Rusia di Ukraina.

Rusia akan secara cermat mengikuti setiap tindakan yang diambil oleh Finlandia dan Swedia menyusul kemungkinan aksesi mereka ke NATO.

Hal ini dikemukakan juru bicara Kremlin Dmitry Peskov. Rusia akan memberikan respons cermin terhadap ancaman yang muncul dari keanggotaan negara-negara tersebut dalam aliansi.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved