HUT Kemerdekaan RI

Sambut HUT ke-77 Kemerdekaan RI, BBWS-SO Aksi Tanam Pohon di Bendung Karangtalun 

Menyambut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Kemerdekaan RI, Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWS SO) melakukan kegiatan tanam pohon

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM/ Ahmad Syarifudin
Kepala BBWS Serayu Opak Dr. Dwi Purwantoro menanam pohon di area bendung Karangtalun, Ngluwar, Magelang, Jawa Tengah, Selasa (9/8/2022) 

TRIBUNJOGJA.COM - Menyambut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Kemerdekaan RI, Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWS SO) melakukan kegiatan tanam pohon di area bendung Karangtalun, Ngluwar, Magelang, Jawa Tengah.

Kegiatan yang dihadiri segenap pimpinan unit kerja di bawah kewenangan Kementerian PUPR yang berlokasi di DIY, serta unsur pemangku wilayah setempat ini, bertujuan untuk pelestarian sumber daya air (SDA) sekaligus mendukung sektor wisata. 

"Hari ini pohon yang ditanam sebanyak seratus pohon. Terdiri dari pohon yang buahnya jarang di pasaran. Mulai dari sawo kecik, matoa, maupun pohon buah lain yang bermanfaat dan nanti (buahnya) bisa dipanen oleh wisatawan di sini," kata Kepala BBWS Serayu Opak Dr. Dwi Purwantoro, disela penanaman pohon, Selasa (9/8/2022). 

Baca juga: Dampak Jalan Tol Yogyakarta-Bawen dan Tol Yogyakarta-Solo ke Kota Jogja

Menurut dia, pohon adalah lambang harapan, masa depan, perdamaian, keseimbangan alam dan juga keberlanjutan.

Pepohonan menjadi ibu dari kelestarian lingkungan, konservasi air yang menjadi sumber kehidupan berbagai makhluk.

Saat ini, kata dia, mulai terjadi degradasi sumber daya air luar biasa.

Hal itu bisa dibuktikan dengan debit air di musim kemarau yang dulu banyak namun sekarang di sejumlah daerah mulai terjadi kekeringan. 

Oleh karena itu, kata dia, sangat penting untuk mulai melakukan gerakan penghijauan kembali ruang-ruang terbuka.

Terutama di daerah hulu dan daerah tangkapan air, seperti halnya di area Bendung Karangtalun ini. 

"Bendung Karangtalun yang indah di tepi Kali Progo yang gagah adalah tempat yang tepat untuk meresapkan rasa syukur kita atas berkah kemerdekaan. Seperti yang telah tercatat dalam catatan sejarah, bendung dan saluran irigasi ini lahir dari sebuah tekad kebangsaan dalam semangat kemerdekaan," kata dia. 

Sejak tahun 2020 hingga 2022, BBWS Serayu Opak telah melakukan penanaman 1.302 bibit pohon.

Terdiri dari pelbagai macam bibit pohon produktif dan ditanam secara tersebar di beberapa area sekitar infrastruktur sumber daya air milik BBWS Serayu Opak.

Dwi menilai, kegiatan penanaman pohon ini harus diperbanyak pelaksanaannya untuk pengelolaan kelestarian alam, sungai dan lingkungan di Indonesia. 

Baca juga: Bupati Halim Berpesan Agar Kontingen Jamnas Pramuka Bantul Jaga Kesehatan

"Sinergi multisektor yang terpadu adalah harapan dari kegiatan penanaman pohon ini,” ujar dia.

Ketua Paguyuban Ibu-Ibu BBWS Serayu Opak, Nova Dwi Purwantoro mengatakan, kegiatan penanaman pohon juga menjadi upaya menginisiasi sekaligus membagikan semangat kepedulian dalam gerakan menjaga 
kelestarian sumberdaya air sebagai bentuk upaya, tindakan, serta solusi dari berbagai permasalahan air 
tanah yang kini dialami.

Melalui aksi nyata tersebut, diharapkan terbentuk pemahaman di masyarakat bahwa manusia tidak hanya mempunyai hak sebagai pengguna air. 

"Tetapi juga memiliki kewajiban dan tanggungjawab dalam berkontribusi pemeliharaan sumberdaya air," katanya.(rif)  

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved