Berita Kriminal

Cerita Warga Saksikan Tersangka Pembunuhan Siswa SMPN 2 Grabag Magelang Cuci Noda Darah

Kesaksian kasus pembunuhan terhadap pelajar SMP berinisial WSH (13) warga Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang yang jasad

Tribunjogja.com | Nanda Sagita Ginting
Tempat Kejadian Perkara (TKP) tempat korban ditemukan tak bernyawa pada Kamis (04/08/2022) sekitar pukul 14.00 WIB. 

Motif Pembunuhan

Terjadinya pembunuhan ini, lanjut Kapolres, dipicu masalah sakit hati karena tersangka kepergok mencuri HP milik korban saat di sekolah.

"Motifnya sendiri, sakit hati dikarenakan tersangka kepergok mencuri barang milik korban yakni sebuah HP di kelas.  Karena tersangka ketahuan, dia sakit hati, sehingga

tersangka memiliki inisiatif untuk merencanakan menghabisi nyawa korban," terangnya.

Sejauh ini, lanjut Kapolres, berdasarkan pengakuan tersangka, IA melakukan aksi kejinya itu seorang diri.

Namun, pihak kepolisian tetap akan melakukan pengembangan kasus pembunuhan pelajar SMP di Grabag tersebut.

"Tersangka sementara ini berdasarkan pengakuannya melakukan sendiri. Namun, masih kami dalami apakah betul yang bersangkutan melakukan sendiri atau melakukannya

bersama-sama dengan orang lain yang ikut serta maupun membantu,"ujarnya.

Trauma Healing

Setelah kejadian pembunuhan itu terungkap ke publik, Dunia pendidikan Kabupaten Magelang turun langsung ke sekolah.

Dinas pendidikan melakukan pendampingan terhadap sekolah dan mengelar trauma healing ke pelajar lain di sekolah tersebut.

Trauma healing itu dijadwalkan selama satu hingga dua minggu kedepan.

Kepala Disdikbud Kabupaten Magelang, Azis Amin Mujahidin memastikan akan mengawal dan mendampingi kasus tersebut.

"Anak-anak kita lakukan trauma healing tidak hanya hari ini namun mungkin satu dua minggu ke depan terus kita motivasi anak-anak agar tetap terjaga semangat motivasi

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved