Berita Kriminal

Cerita Warga Saksikan Tersangka Pembunuhan Siswa SMPN 2 Grabag Magelang Cuci Noda Darah

Kesaksian kasus pembunuhan terhadap pelajar SMP berinisial WSH (13) warga Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang yang jasad

Tribunjogja.com | Nanda Sagita Ginting
Tempat Kejadian Perkara (TKP) tempat korban ditemukan tak bernyawa pada Kamis (04/08/2022) sekitar pukul 14.00 WIB. 

Tribunjogja.com Magelang - Perwakilan warga Dusun Sudimoro, Desa Baleagung, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang, masih berduka dengan kepergian WHS (13) pelajar SMP yang dibunuh oleh teman sekelasnya, yakni IA (15).

Selasa (9/8/2022) sebanyak 25 orang perwakilan desa mendatangi kantor Polres Magelang, di Jalan Soekarno Hatta, Sawitan, Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang, untuk mengawal kasus ini.

Mereka adalah Kepala Desa, Kepala Dusun, Kepala RT, dan tokoh masyarakat, harapannya tersangka bisa mendapatkan hukuman setimpal atau seberatnya-beratnya.

Kepala Desa Baleagung, Nur Muhammad Solikhin menuturkan, kedatangan perwakilan warga ke kantor Polres Magelang untuk menanyakan perkembangan kasus tersebut.

"Karena, banyak warga ingin menanyakan. Sehingga, kami pun datang ke sini. Alhamdullilah, diterima oleh Bapak Kapolres dengan tim. Tadi, ada enam orang yang masuk menemui Pak Kapolres."

Perwakilan warga dan Kapolres Magelang berfoto bersama usai audiensi, di kantor Polres Magelang, Selasa (09/08/2022)
Perwakilan warga dan Kapolres Magelang berfoto bersama usai audiensi, di kantor Polres Magelang, Selasa (09/08/2022) (TRIBUNJOGJA.COM / Nanda Sagita)

"Kami cukup puas dengan hasilnya. Dan, nanti akan kami sampaikan kepada warga kami biar tidak ada rasa penasaran lagi,"ujarnya usai menjumpai Kapolres Magelang di kantornya, Selasa (09/08/2022).

Ia menambahkan, kondisi kedua orang tua hingga saat ini masih syok dan belum bisa berbicara banyak terkait kasus yang menimpa anaknya.

"Belum bisa banyak bicara masih syok. Jadi, hari ini pun tidak bisa hadir ke sini,"ucapnya.

Kapolres Magelang, AKBP Mochammad Sajarod Zakun mengatakan, pihaknya mengimbau kepada warga agar mempercayakan penanganan kasus ini kepada pihak kepolisian.Dirinya berjanji akan membuat kasus ditangani secara transparan, sesuai prosedur, dan profesional.

"Pasrahkan penanaganan ini kepada pihak kepolisian bahwasannya kami berjanji untuk membuat terang menderang penanganan perkara ini esuai dengan prosedur, secara profesional, dab transparan tidak ada yg kita tutupi,"terangnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved