Berita Magelang Hari Ini

Tersangka Pembunuhan Pelajar SMP di Grabag Magelang Terancam Hukuman Mati

Tersangka pembunuhan pelajar SMP di Grabag Magelang terancam hukuman mati setelah polisi menemukan adanya indikasi pembunuhan berencana

dok.kolase Tribun Jogja/ kompas.com
Perkembangan kasus pembunuhan pelajar SMP di Grabag, Kabupaten Magelang, tersangka terancam hukuman mati 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Tersangka pembunuhan pelajar SMP di Grabag Kabupaten Magelang terancam hukuman mati.

Seperti diberitakan sebelumnya, Polres Magelang telah menetapkan IA (15) sebagai tersangka pembunuhan pelajar SMP di Grabag Magelang.

Tersangka pembunuhan pelajar SMP di Grabag Magelang yakni IA (15) diketahui merupakan teman sekelas korban WSH (13) di sebuah SMP di Magelang.

Kapolres Magelang, AKBP Magelang Sajarod Zakun, menyampaikan sangkaan pasal tersebut ditetapkan setelah dilakukan pemeriksaan terhadap pernyataan tersangka pembunuhan pelajar SMP di Grabag dan saksi-saksi.

Menurut Kapolres Magelang, ditemui adanya unsur pembunuhan berencana dari tersangka pembunuhan pelajar SMP di Grabag saat menghabisi nyawa korban.

Baca juga: Kabar Terkini Pembunuhan Pelajar di Grabag Magelang, Polisi Tahan Tersangka hingga Pengakuan Pelaku

Baca juga: BREAKING NEWS : Polres Magelang Tetapkan Tersangka Pembunuhan Pelajar SMP di Grabag Magelang

Adapun unsur pembunuhan berencana, lanjut Kapolres, yakni  sebelum membunuh korban, tersangka IA sudah mempersiapkan senjata tajam dan balok kayu untuk menghabisi korban.

Senjata tersebut sudah diletakkan lebih dulu oleh tersangka di lokasi TKP sebelum korban datang. 

"Sesampai di TKP, sebelum terjadinya pembunuhan korban dan tersangka sempat terjadi cekcok adu mulut dan perkelahian. Di situlah, tersangka menggunakan senjata tajam jenis arit untuk melukai daripada korban, yang mengenai beberapa bagian tubuh  korban yakni bagian kepala, tangan, dan kaki,"ungkapnya.

Kapolres Magelang AKBP Mochammad Sajarod Zakun
Kapolres Magelang AKBP Mochammad Sajarod Zakun (TRIBUNJOGJA.COM/ Nanda Sagita Ginting)

Kemudian, setelah mendapatkan luka-luka akibat senjata tajam, korban sempat mencoba ingin melarikan diri.

Namun, korban kemudian dikejar oleh tersangka dan memukulkan balok kayu ke bagian kepala korban.

"Korban sempat berlari namun tersangka memukulkan balok kayu atau batang kayu ke kepala korban. Mengakibatkan, korban tidak sadar diri karena banyak darah yang keluar. Hal itu, membuat korban meninggal dunia di tempat. Usai membunuh korban,  tersangka langsung meninggalkan jasad korban,"ujarnya.

Motif tersangka

Terjadinya pembunuhan ini, lanjut Kapolres, dipicu masalah sakit hati karena tersangka kepergok mencuri HP milik korban saat di sekolah.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved