Polisi Tembak Polisi

Pengakuan Terbaru Bharada E Soal Kematian Brigadir J

Menurut pengakuan Bharada E, tidak ada kejadian tembak menembak dalam peristiwa yang menewaskan Brigadir J di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo.

Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
Tribunnews/ Abdi Ryanda Shakti/Irwan Rismawan
Bharada E (kanan) dan kuasa hukumnya Andreas Nahot Silitonga (kiri) dalam kasus kematian Brigadir J di Rumah Irjen Ferdy Sambo 

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Pengakuan terbaru Bharada E soal kasus kematian Brigadir J akhirnya menggugurkan kronologi tembak-tembakan yang sebelumnya dirilis oleh pihak kepolisian.

Pengakuan Bharada E ini disampaikan dalam berita acara pemeriksaan (BAP), Sabtu (6/8/2022) malam.

Menurut pengakuan Bharada E, tidak ada kejadian tembak menembak dalam peristiwa yang menewaskan Brigadir J di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo.

Penembakan terhadap Brigadir J ini tidak hanya dilakukan oleh Bharada E seorang, namun ada pelaku lainnya.

Anggota kuasa hukum Bharada E, Muhammad Boerhanuddin mengatakan pengakuan terbaru Bharada E ini dibuat tertulis.

“Dalam pengakuan terbaru memang dia (Bharada E) menyebutkan apa tugasnya dan siapa pelakunya hingga siapa-siapa saja yang ada di tempat kejadian,” katanya, dikutip dari Tribunnews yang melansir laman YouTube Kompas TV, Senin (8/8/2022).

Menurut Boerhanuddin, dalam kasus ini, pelaku lebih dari satu orang dan Bharada E bukan pelaku tunggal.

Kemudian jika sebelumnya muncul statment kejadian tembak menembak, dalam pengakuan terbaru Bharada E ini, kata Boerhanuddin, tidak ada kejadian tersebut.

“Tidak terjadi tembak menembak dalam tulisan Bharada E,” kata Boerhanuddin.

Boerhanuddin menegaskan saat kejadian pembunuhan, Bharada E ada di lokasi.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved