Kabar Terkini Pembunuhan Pelajar di Grabag Magelang, Polisi Tahan Tersangka hingga Pengakuan Pelaku

Tersangka kasus pembunuhan WSH di Grabag berinisial IA yang berusia 15 tahun, diketahui merupakan teman sekelas korban.

Tribunjogja.com | Nanda Sagita Ginting
Polres Magelang secara resmi menetapkan satu orang sebagai tersangka pelaku pembunuhan yang menewaskan WSH (13) warga Dusun Sudimoro, Desa Baleagung, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang. 

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Perkembangan terkini terkait kasus pembunuhan seorang pelajar SMP di Grabag Magelang, Polisi akhirnya menetapkan satu tersangka dalam kasus pembunuhan tersebut.

Tersangka berinisial IA yang berusia 15 tahun diketahui merupakan teman sekelas korban.

Saat ini, polisi pun telah menahan tersangka IA yang juga telah mengakui perbuatannya.

Korban sendiri, yakni remaja berinisial WSH, merupakan pelajar SMP warga Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang, yang jasadnya ditemukan tidak bernyawa di sebuah kebun kopi beberapa waktu lalu.

Sebelumnya, Polres Magelang sempat menahan IA dengan status terduga pelaku.

Kapolres Magelang, AKBP Mochammad Sajarod Zakun, mengatakan ditetapkannya tersangka terhadao IA setelah melewati rangkaian pemeriksaan dari keterangan tersangka dan saksi-saksi.

Baca juga: Kelabuhi Ibu Korban, Terduga Pelaku Pembunuhan Siswa SMPN 2 Grabag Ngaku Bernama Rudin

Baca juga: Fakta Baru Kasus Kematian Siswa SMPN 2 Grabag Magelang, Pelaku Minta Maaf Sebelum Jemput Korban

Sehingga, kasus ini menjadi kasus pembunuhan bukan lagi penganiayaan.

"Sudah ada empat orang saksi yang kami lakukan pemeriksaan. Dan, tersangka mengaku melakukan sendiri. Sejauh ini, yang ditetapkan (jadi tersangka) satu orang, namun tetap masih kami dalami," ucapnya saat dihubungi Tribunjogja.com, Minggu (07/08/2022).

Ia menambahkan, saat ini pihak kepolisian masih mencari bukti-bukti lain sebagai upaya pengembangan kasus.

Salah satunya dengan melakukan pengecekan CCTV.

Begitupun terkait kasus kehilangan HP milik korban yang dicuri oleh tersangka.

"Infonya seperti itu (tersangka terekam CCTV saat menjemput korban), ini yang masih kami dalami. Benar, tersangka mencuri HP korban kejadian di sekolah, ini menjadi motifnya,"ungkapnya.

Sementara itu untuk hasil autopsi dan visum, ia melanjutkan, masih menunggu dari pihak resmi rumah sakit.

"Hasilnya belum keluar, kami masih menunggu," tuturnya.

Kapolres Magelang AKBP Mochammad Sajarod Zakun
Kapolres Magelang AKBP Mochammad Sajarod Zakun (TRIBUNJOGJA.COM/ Nanda Sagita Ginting)
Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved