Tukang Ojek Diduga Dibunuh Penumpang Sendiri

Ini adalah kisah pilu seorang tukang ojek. Dia ditemukan tewas, diduga dibunuh penumpang sendiri.

Editor: ribut raharjo
dok.istimewa
Ilustrasi senjata tajam parang. Seorang tukang ojek diduga dibunuh penumpang sendiri pakai senjata tajam. 

TRIBUNJOGJA.COM - Ini adalah kisah pilu seorang tukang ojek. Dia ditemukan tewas, diduga dibunuh penumpang sendiri.

Nama tukang ojek itu adalah Salman. Usianya baru 35 tahun.

Tukang ojek ini ditemukan tewas di Jalan Raya Loji-Palangpang, Geopark Ciletuh-Palabuhanratu, Desa Girimukti, Kecamatan Ciemas, Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (3/8/2022) lalu.

Sedihnya, tukang ojek ini tewas diduga ditusuk oleh penumpang yang diantarnya, berinisial VS (32).

Polisi menyebut, korban tewas usai ditusuk di bagian perut.

"Hasil otopsi ditemukan luka tusuk di perut korban hingga tembus ke tulang iga," ungkap Kepala Polres Sukabumi AKBP Dedy Darmawansyah saat konferensi pers di Palabuhanratu, Minggu (7/8/2022).

Setelah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa keterangan saksi, polisi segera memburu pelaku.

VS, warga Caringin, akhirnya tertangkap di Cisaat oleh Tim Khusus Polres Sukabumi dan Polda Jawa Barat di Cisaat, Jumat (5/8/2022).

"Tersangka VC dijerat pasal 365 pencurian dengan kekerasan, ancaman hukumannya 15 tahun," kata Dedy.

VC tertangkap usai polisi melakukan penyelidikan dan mengetahui VC merupakan penumpang terakhir korban.

Saat itu VC diantar dari pangkalan ojek Bagbagan, Sabtu 23 Juli 2022 sekitar pukul 14:00 WIB ke Desa Girimukti.

Lalu, saat melintas di TKP, VC pura-pura minta berhenti dulu untuk buang air kecil.

Namun terjadi percekcokan antara korban dengan penumpangnya.

"VC mengambil sajam (senjata tajam) yang ada di tasnya dia, lalu menusuk korban, dan mendorong korban ke pinggir jalan," ujar Dedy.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved