Liga 1

PSS Sleman 0-0 Arema FC, Jihad Ayoub: Satu Poin untuk Almarhum Tri Fajar Firmansyah!

PSS Sleman berhasil menahan imbang Arema FC 0-0 dalam lanjutan BRI Liga 1 2022 di Stadion Kanjuruhan Malang, Jumat (5/8/2022).

Penulis: Taufiq Syarifudin | Editor: Joko Widiyarso
Dok PSS Sleman
Pertadingan Arema FC vs PSS di Stadion Kanjuruhan Malang, Jumat (5/8/2022). 

TRIBUNJOGJA.COM, MALANG - Satu poin yang diraih PSS Sleman di Malang dipersembahkan untuk suporter Super Elja yang baru wafat beberapa hari lalu akibat pengeroyokan.

PSS Sleman berhasil menahan imbang Arema FC 0-0 dalam lanjutan BRI Liga 1 2022 di Stadion Kanjuruhan Malang, Jumat (5/8/2022).

Meski tampil tanpa sejumlah pemain utama, Super Elja sukses membuat tuan rumah Arema FC frustrasi, lantaran gagal meraih poin penuh di hadapan pendukungnya sendiri.

Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiyantoro bahkan menyebut satu poin yang diraih dari laga ini cukup penting untuk kepercayaan diri pemain Super Elja di laga berikutnya.

"Dari sisi hasil kita syukuri bisa dapat satu poin di kandang lawan, walaupun banyak kekurangan dari kami. Sepanjang laga ditekan, dan ini menjadi evaluasi untuk kami," kata Seto seusai laga.

Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiyantoro
Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiyantoro (Dok.PSS Sleman)

Menurut pelatih asal Kalasan, Sleman ini, Arema FC tampil cukup dominan sepanjang laga.

PSS bahkan perlu lebih banyak bertahan saat pertandingan masuk babak kedua.

Kendati demikian menurut Seto hal itu cukup baik untuk perkembangan para pemainnya.

Pasalnya dengan cara ditekan terus menerus bakal meningkatkan kemistri antar pemain di lapangan.

"Pertandingan malam ini Arema FC cukup dominan dengan serangan dari berbagai arah," kata Seto.

“Harapannya ini menumbuhkan mental pemain secara individu, kita juga tampil cukup solid malam ini.

Seperti yang diketahui, dalam pertandingan itu Singo Edan membukukan delapan tembakan on target.

Sedangkan PSS Sleman hanya mencatat dua on target dari 90 menit pertandingan.

"Pada pertandingan ini kami coba ganggu serangan Arema yang memiliki kualitas crossing di area kami, memang masih ada kekurangan.

“Dalam laga ini harapan kami bagaimana pemain bisa jalankan instruksi pelatih," sambung ia

Keputusan Seto menurunkan Try Hamdani dalam laga ini bisa dibilang sangat tepat.

Delapan on target yang diciptakan Bagas Adi dkk gagal berbuah satu gol pun.

"Yang jelas ini adalah rotasi yang kami lakukan. Dari latihan kita lihat Try Hamdani ada perkembangan, jadi ini yang kita pilih dia untuk malam ini," ungkap Seto.

Bagi Arema hasil ini adalah hasil imbang pertamanya di musim 2022.

Pekan lalu mereka baru saja mendapat kemenangan 2-1 atas PSIS Semarang.

PSS Sleman tentu menjadi pesaing kuat bagi Arema yang sedang menjaga tren positif.

Dalam kesempatan yang sama, gelandang PSS Sleman, Jihad Ayoub mengutarakan pertandingan lawan Singo Edan sangat luar biasa. Sehingga satu poin yang didapat cukup penting untuk menatap laga berikutnya.

"Ini adalah game yang susah untuk kami, tapi satu poin ini penting ketika diraih di kandang lawan. Kami dari pemain juga sudah lakukan instruksi dari pelatih katakan," kata Jihad.

Satu poin yang diraih di Malang dipersembahkan untuk suporter PSS Sleman yang baru wafat beberapa hari lalu akibat pengeroyokan.

"Kita dedikasikan satu poin untuk untuk suporter kita yang baru saja meninggal (Tri Fajar Firmansyah)," tandasnya.

Laporan laga Arema FC 0-0 PSS Sleman

Liga 1 antara Arema FC vs PSS Sleman di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jumat (5/8/2022).
Liga 1 antara Arema FC vs PSS Sleman di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jumat (5/8/2022). (SUCI RAHAYU/KOMPAS.COM)

Sejak menit awal, PSS yang tampil di kandang lawan langsung bermain agresif.

Mereka berambisi mencuri poin penuh lantaran pada dua laga sebelumnya gagal memetik tiga poin perdana.

Peluang pertama Super Elja pada pertandingan itu dibuka Tallysson Duarte.

Ia melepas tembakan keras dari tengah lapangan namun Adilson Maringa yang mengawal gawang Arema FC masih mampu menepis dengan baik. '

Sedangkan peluang Arema FC tercipta pada menit 36. Gian Zola yang menerima umpan ciamik dari Adam Alis menyontek bola ke arah kiri gawang PSS,beruntung bola tidak terlalu kencang dan mudah diatasi Try Hamdani.

Menjelang akhir pertandingan, Gian Zola kembali mendapat peluang melalui umpan sang kapten, Alfarizi. Namun lagi-lagi sontekannya belum berbuah gol.

Sepanjang 45 menit pertandingan, kedua tim saling jual beli serangan. Hingga peluit akhir babak pertama ditiupkan, skor kacamata belum berubah.

Masuk babak kedua, PSS Sleman memainkan laga dengan tempo lebih rendah. Para pemain lebih banyak bertahan di area sendiri saat kehilangan bola.

Singo Edan pu memanfaatkan hal itu dengan membombardir pertahanan PSS Sleman. Hasilnya menit 55 Bagas Adi sempat menebar ancaman meski belum sempurna.

PSS kemudian melakukan sejumlah pergantian, namun upaya untuk keluar dari tekanan Arema cukup sulit dilakukan. Sebaliknya, pergantian yang dilakukan Singo Edan justru menambah daya serang cukup signifikan.

Beberapa kali Try Hamdani harus jatuh bangun mengamankan gawang PSS Sleman. Seperti pada menit 79 saat Ilhamudin Armaiyn melakukan tembakan, Try Hamdani sukses menepis bola.

Peluang PSS di babak kedua hanya tercipta dari kaki Ze Valente. Itupun dari jarak cukup jauh, dan bola masih bisa diamankan Maringa.

Dengan hasil ini PSS Sleman harus pulang dengan satu poin. Mereka bercokol di peringkat 13 papan klasemen sementara dengan perolehan dua poin dari tiga laga.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved