Bagaimana Hukum Salat Subuh Saat Kesiangan?

Setiap salat waktunya sudah ditentukan oleh Allah SWT, mulai dari subuh, zuhur ashar maghrib dan isya masing- masing ada waktunya. 

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
Money SHARMA / AFP
Umat Muslim tiba untuk melakukan sholat subuh 

TRIBUNJOGJA.COM - Salat subuh merupakan salat wajib yang dilaksanakan di waktu fajar. 

Setiap salat waktunya sudah ditentukan oleh Allah SWT, mulai dari subuh, zuhur ashar maghrib dan isya masing-masing ada waktunya. 

Salat subuh waktu pengerjaannya terbilang lebih sulit daripada waktu pengerjaan salat lainnya. 

Banyak orang yang tidak melaksanakan salat subuh karena kesiangan. 

Lalu bagaimana hukumnya orang melaksanakan salat subuh walaupun waktu pelaksanaannya sudah kesiangan? 

Gambar orang salat diwaktu fajar
Gambar orang salat diwaktu fajar (KompasTv)

Dalam hadist Rasulullah dan pendapat fiqih para ulama, orang yang terlambat bangun subuh harus tetap dan wajib hukumnya untuk sholat subuh.

Orang yang tertidur dan tidak terbangun karena tidak sengaja tentu saja ia tidak berdosa selagi hal itu memang tidak direncanakan.

Untuk itu, wajib hukumnya untuk segera berwudhu dan shalat walaupun waktu shubuh sudah terlewat.

Hal ini juga sesuai dengan Dasar Hukum Islam, Ijtihad dalam Hukum Islam Menurut Al-Quran dan Sejarah Islam, dan Fungsi Hadits Sebagai Sumber Hukum Islam.

Akan tetapi, bagi yang sengaja dan selalu kesiangan tentu saja ia mendapatkan dosa dan kesalahan karena memupuk kebiasaan yang buruk dan berulang.

Tentu hal ini tidak diperbolehkan.

Walaupun ia shalat, maka pahala shalatnya tentu berbeda dengan orang-orang yang bangun lebih awal dan berusaha melawan kemalasannya untuk shalat subuh.

(MG/Halimatus Sakdiah) 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved