Pelajar SMP Tewas

Jenazah Remaja yang Ditemukan di Grabag Magelang Diduga Alami Penganiayaan

Dugaan tersebut setelah didapati pada bagian tubuh dari jenazah remaja terdapat beberapa lukadi bagian kepala, kaki, dan tangan.

TRIBUNJOGJA.COM / Nanda Sagita
Lokasi penemuan jenazah korban remaja yang sempat hilang satu hari dipasangi garis polisi, di kebun kopi di Dusun Kopen, Desa Baleagung, Kecamatan Grabag, Kamis (04/08/2022) lalu 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Penemuan jenazah remaja berjenis kelamin laki-laki  di dekat perkebunan kopi, di Dusun Kopen, Desa Baleagung, Kecamatan Grabag, Kamis (04/08/2022) lalu diduga mengalami penganiayaan .

Hal ini disampaikan oleh Kapolres Magelang, Mochammad Sajarod Zakun.

Ia menuturkan, dugaan tersebut setelah didapati pada bagian tubuh dari jenazah remaja terdapat beberapa luka.

Di antaranya, pada bagian kepala, kaki, dan tangan.

Baca juga: Penemuan Jenazah di Grabag, Disdikbud Kabupaten Magelang Serahkan Kasus ke Pihak Berwenang

"Untuk sementara ini, kami duga adanya penganiayaan yang mengakibatkan meninggal dunia. Namun, kami akan perdalam lagi terkait motif yang dilakukan oleh terduga pelaku," terangnya.

"Secara kasat mata kemarin ada luka akibat benda tumpul dan benda tajam. Di bagian kepala ada, di bagian kaki ada nanti kita lihat hasil resminya yang dikeluarkan oleh pihak rumah sakit. Demi penyelidikan lebih lanjut, untuk membuat lebih terang perkara ini," ucapnya.

Ia mengatakan, dugaan sementara penganiayaan dilakukan di kebun kopi dengan menggunakan senjata tajam dan batang kayu.

"Yang pertama menggunakan senjata tajam berupa arit. Yang kedua, batang kayu digunakan untuk menganiaya korban," ucapnya.

Baca juga: 4 Fakta Tewasnya Pelajar SMP di Grabag Magelang Wahid Syaiful Hidayat

Sementara itu, Kapolres Magelang menambahkan saat ini terduga pelaku sudah dilakukan pengamanan oleh polisi.

Diduga pelaku ini merupakan teman korban yang terakhir kali terlihat bersama korban sebelum dinyatakan hilang, pada Kamis (03/08/2022).

"Nanti kami cek terlebih dahulu apakah teman korban ini merupakan teman sekelas atau tidak, karena informasinya baru sebatas, sepotong-potong. Kami tidak berani menyampaikan lebih lanjut. yang jelas untuk sementara ini terduga pelaku baru satu orang sudah berhasil kami amankan dan tadi malam sudah kita lakukan penangkapan. Terduga pelaku ini teman yang mengajak ke luar korban,"urainya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved