PSIM Yogyakarta

VIRAL Video Diduga Pemain PSIM Yogyakarta Sedang Party, Bima Sinung: Jangan Hakimi Dulu!

Bima Sinung pun tidak ingin lebih dulu berprasangka buruk terhadap sejumlah pemainnya disebut-sebut terekam dalam video viral tersebut.

Penulis: Taufiq Syarifudin | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM / Taufiq Syarifudin
CEO PSIM Yogyakarta, Bima Sinung Widagdo 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - CEO PSIM Yogyakarta, Bima Sinung Widagdo, buka suara terkait video viral yang diduga merekam sejumlah pemain Laskar Mataram yang tengah berada di sebuah tempat.

Bima Sinung pun tidak ingin lebih dulu berprasangka buruk terhadap sejumlah pemainnya disebut-sebut terekam dalam video viral tersebut.

Diketahui, pada sebuah video yang viral di jagat maya, terdapat sejumlah orang yang diduga pemain PSIM Yogyakarta sedang berjoget di suatu tempat, diiringi dengan musik yang populer di Tiktok

Dalam unggahan video di akun @Dudagentho tersebut juga disertai caption "MALAMNYA PARTY, ANJAY".

Sontak video viral itupun banyak diperbincangkan warganet yang menuding bahwa para pemain tersebut sedang dugem hingga jam larut malam.

"Alangkah baiknya pemain tersebut jangan dihakimi lebih dulu, karena kita belum tahu yang sebenarnya seperti apa," kata Bima Sinung saat dihubungi Tribun Jogja, Rabu (3/8/2022).

Bima Sinung mengungkapkan saat ini masih dalam tahap penelusuran untuk mencari fakta terkait video viral yang menyebut-nyebut pemain PSIM Yogyakarta.

Sehingga, duduk perkara dari unggahan di media sosial itu bisa menjadi acuan manajemen PSIM Yogyakarta untuk bertindak.

"Akan kami telusuri kejadiannya seperti apa. Kalau memang benar ada tindakan indisipliner pasti akan menjadi catatan bagi tim pelatih," ungkap dia.

Setelah menandatangani kontrak dari manajemen PSIM Yogyakarta, seluruh pemain wajib mematuhi peraturan yang telah disepakati.

Bima Sinung menjelaskan bahwa sejak awal semua pemain dan tim pelatih PSIM Yogyakarta telah berkomitmen untuk sama-sama saling menjaga nama baik.

"Selama ini tim pelatih ketat dalam menerapkan kedisiplinan, kalau terdapat pelanggaran pasti ada konsekuensinya. Dan ini sudah berlaku," tegasnya.

Pria asal Jakarta itu berharap para pemain PSIM Yogyakarta bisa fokus dengan tujuan dan target tim pada tahun ini.

Ia tidak ingin para pemain justru menimbulkan kerugian entah untuk dirinya maupun tim yang dibelanya.

"Yang jelas pemain terus diingatkan oleh tim pelatih mengenai komitmen dan profesionalismenya ke tim. Pemain harus selalu perform dan berlatih secara optimal di tiap sesi," tandas Bima.(*)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved