Berita Gunungkidul Hari Ini

Gencarkan Sosialisasi, Bupati Gunungkidul Tegas Ingatkan Seluruh Pegawainya Tak Lakukan Korupsi

Bupati Gunungkidul saat ini tengah menyusun edaran terkait program sosialisasi pencegahan korupsi.

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Banner sosialisasi soal tindak pidana korupsi yang terpasang di teras depan Gedung Sekretariat Daerah (Setda) Gunungkidul, Kamis (04/08/2022). 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Bupati Gunungkidul Sunaryanta secara tegas meminta seluruh jajaran pegawainya untuk tidak melakukan korupsi.

Sosialisasi pun kini gencar dilakukan hingga ke seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Ia mengatakan saat ini tengah menyusun edaran terkait program sosialisasi pencegahan korupsi tersebut.

"Satu di antaranya dengan pemasangan banner tentang anti korupsi semua kantor OPD hingga instansi pemerintahan," kata Sunaryanta pada Kamis (04/08/2022).

Ia mengatakan rencana pemasangan banner tersebut sudah berkonsultasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Baca juga: DPP Gunungkidul Salurkan Bantuan Pupuk Hingga Pestisida untuk Maksimalkan Produksi Kedelai

Ia pun mengklaim lembaga anti rasuah tersebut memberikan dukungan penuh terhadap rencana itu.

Satu di antara banner saat ini sudah terpasang di teras depan Gedung Sekretariat Daerah (Setda) Gunungkidul.

Banner tersebut berukuran sekitar 4 × 6 meter.

"Pemasangannya sudah saya minta sejak minggu lalu," ungkap Sunaryanta.

Banner tersebut berisi tentang pengelompokan tindak pidana korupsi hingga oknum yang berpotensi melakukannya.

Oknum tersebut meliputi Aparatur Sipil Negara (ASN) hingga Penyelenggara Negara yang menjalankan fungsi eksekutif, legislatif, dan yudikatif.

Sunaryanta berharap banner tersebut bisa menjadi media yang efektif untuk pencegahan korupsi.

Ia menegaskan korupsi bukan menjadi tindakan yang bisa ditoleransi.

Baca juga: 13 Kapanewon di Gunungkidul Berpotensi Alami Krisis Air Bersih

"Sebagai pejabat dan pegawai wajib menjalankan pemerintahan yang bersih dari korupsi," ujarnya.

Peringatan serupa sebelumnya pernah dilontarkan oleh Wakil Bupati Gunungkidul Heri Susanto.

Imbauan tersebut diberikan saat ia melakukan rapat koordinasi dengan tim dari KPK .

Menurutnya, pengelolaan keuangan daerah rawan dijadikan sebagai lahan aksi korupsi.

Itu sebabnya, ia meminta agar pengelolaan keuangan dilakukan sesuai kaidah dan prosedur yang ada agar tidak terjadi penyalahgunaan.

"Jika dikelola dengan baik, maka akan tercipta akuntabilitas dan berdampak positif pada pembangunan daerah," kata Heri.( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved