Berita Kota Yogya Hari Ini

Terintegrasi di My Maps, Warga Kota Yogyakarta Semakin Mudah Cari Lokasi Bank Sampah

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta telah memanfaatkan aplikasi My Maps guna pemetaan sebaran bank sampah.

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kota Yogya 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Warga Kota Yogyakarta kini semakin dimudahkan untuk mencari bank sampah terdekat dari tempat tinggalnya.

Pasalnya, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta telah memanfaatkan aplikasi My Maps guna pemetaan sebaran bank sampah.

Kasi Pengembangan Sumber Daya Lingkungan Hidup DLH Kota Yogyakarta, Christina Endang Setyowati, mengatakan, pemetaan ini diharapkan dapat memudahkan masyarakat dalam mencari lokasi bank sampah terdekat.

Baca juga: UPDATE Covid-19 DI Yogyakarta Hari Ini: Tambah 84 Kasus, Sleman Dominasi Penambahan 

Sehingga, warga pun tergerak untuk ambil bagian dalam upaya pengelolaan sampah di lingkungan domisilinya.

"Selain itu, titik lokasi ini akan bertambah secara bertahap. Masih banyak penambahan bank sampah baru dan belum terdata di aplikasi itu," ujarnya, Rabu (3/8/2022).

Ia memaparkan, hingga sejauh ini, sudah tercatat 565 bank sampah yang aktif beroperasi di wilayah di Kota Yogyakarta.

Sedangkan yang sudah di luncurkan dalam aplikasi bikinan Google tersebut, sebarannya sampah baru 487.

"Kendalanya adalah lokasi alamat yang di tulis bank sampah kadang tidak sesuai kondisi di lapangan. Sehingga, masih ada yang di pending pemetaan lokasi," tandasnya.

Baca juga: Dua Pelaku Sudah Ditahan, Polisi Masih Buru Lima Orang Pengeroyok Tri Fajar Firmansyah

Dari hasil monitoring tingkat keaktifan bank sampah sesuai dengan klasifikasi yang dipetakan, ada beberapa warna untuk mengetahui tingkatannya.

Yakni, klasifikasi warna biru menandakan Bank Sampah Pembina, warna ungu merupakan Bank Sampah Inovatif, dan warna hijau Bank Sampah Reguler, atau Bank Sampah Pembinaan.

"Sudah tersebar di 14 kemantren dan 45 kelurahan. Siapapun bisa mengakses. Dengan adanya persebaran itu, diharap bisa membangun bank sampah dan pengelolaan sampah lebih terakomodir," pungkasnya. (aka)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved