Pilpres 2024

Partai Demokrat : Calon Presiden dan Wakil Presiden yang Akan Diusung Tergantung Kesepakatan Koalisi

Nantinya kriteria-kriteria capres dan cawapres akan dibahas secara final baru kemudian usulan nama yang akan diusung dari partai koalisi.

Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
Grafis Tribunnews/Gilang Putranto
Ilustrasi Pilpres 2024. Nama Prabowo Subianto, Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo unggul dalam survei yang dilaksanakan oleh Litbang Kompas, Lembaga survei Lingkaran Suara Publik dan Lembaga Survei Jakarta 

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Duet Anies-AHY diprediksi akan diusung oleh Partai Nasdem, Partai Demokrat dan PKS jika ketiganya resmi berkoalisi di Pilpres 2024 mendatang.

Namun demikian, Partai Demokrat menegaskan capres dan cawapres yang akan diusung baru akan ditentukan jika koalisi benar-benar sudah terbentuk.

Sementara hingga saat ini Partai Demokrat dan Nasdem serta PKS belum berkoalisi secara resmi meski ketiganya cukup mesra beberapa waktu terakhir.

Bahkan di pesta pernikahan putri Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Jumat (29/7/2022) lalu, AHY bertemu dengan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh dan mantan Presiden PKS yang kini menjabat wakil ketua majelis syura partai, Sohibul Iman.

Dikutip dari Kompas.com, Koordinator Juru Bicara DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra mengungkapkan pembahasan soal nama capres dan cawapres yang akan diusung oleh partainya baru akan dilaksanakan jika koalisi sudah terbentuk.

Nantinya kriteria-kriteria capres dan cawapres akan dibahas secara final baru kemudian usulan nama yang akan diusung dari masing-masing partai koalisi.

"Nama-nama capres dan cawapres setelah bangunan koalisi terbentuk, kriteria capres dan cawapres final, barulah berbicara mengenai usulan dari tiap partai," kata Herzaky kepada Kompas.com, Selasa (2/8/2022).

Ketua Umum Partai Demokrat AHY, kata Herzaky, juga sudah menyampaikan siapa yang akan diusung sebagai capres dan cawapres, nantinya tergantung dengan kesepakatan dari parpol koalisi.

Sebab, untuk mengusung pasangan capres dan cawapres, dibutuhkan minimal 20 persen kursi di parlemen.

Sementara Partai Demokrat hanya memiliki 9,36 persen kursi Parlemen sehingga harus berkoalisi dengan partai lain untuk bisa mengusung calon presiden dan wakil presiden di Pilpres 2024.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved