Berita Sleman Hari Ini

Bupati Sleman Ingatkan Para Ibu Harus Dukung Pemberian ASI dari Generasi ke Generasi

Dalam peringatan pekan menyusui sedunia setiap 1-7 Agustus, Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, menyampaikan sebagai seorang ibu harus memberikan

TRIBUNJOGJA.COM/ Neti Rukmana
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, hadir dalam Serawung Lan Sinau Asi 'Step Up for Breastfeeding Educate and Support' di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman, Rabu (3/7/2022). 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Dalam peringatan pekan menyusui sedunia setiap 1-7 Agustus, Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, menyampaikan sebagai seorang ibu harus memberikan dukungan dalam memberikan ASI dari generasi ke generasi.

"Mengingat manfaat ASI sangat bagus sekali dan sangat bermanfaat bagi anak-anak kita. Oleh karena itu, memberikan edukasi kepada masyarakat harus didukung," ucapnya dalam sambutan Serawung Lan Sinau Asi 'Step Up for Breastfeeding Educate and Support'di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman, Rabu (3/7/2022).

Kustini mengatakan sebagai bentuk dukungan bagi pelaksana ASI Eksklusif, di Kabupaten Sleman sendiri telah memiliki Peraturan Bupati Sleman Nomor 38 Tahun 2015 tentang Inisiasi Menyusui Dini dan Pemberian Air Susu Ibu Eksklusif.

Baca juga: GongFest Akan Gelar Konser Musik Senandung Alam di Tebing Breksi Pada 10 Agustus 2022

Pihaknya juga memiliki Surat Edaran Pemkab Sleman Nomor 444/6804 tentang dukungan ASI Eksklusif.

"Itu menjadi bukti konkret dari dukungan Pemkab Sleman dapat dilihat dari tersedianya ruang laktasi di 17 kapanewon atau kecamatan, 25 puskesmas, rumah sakit dan fasilitas pelayanan publik di Kabupaten Sleman," tambahnya.

Kendati demukian, Pemkab Sleman terus mendorong angka cakupan ASI ekslusif. Berdasarkan data surveilans gizi di Kabupaten Sleman, selama tiga tahun terakhir prevalensi bayi mendapat ASI Eksklusif enam bulan terus meningkat.

Cakupan ASI Ekslusif pada 2019 berada di angka 69,97 oersen dan meningkat pada 2020 sebesar 4,8 persen.

Baca juga: Timnas Indonesia U16 Menang 9-0 atas Singapura, Pelatih Bima Sakti: Jangan Cepat Puas!

Tidak hanya itu saja, pada 2021 cakupan ASI Ekslusif berada di angka 79,86 persen.

Presidium Forhati MW Daerah Istimewa Yogyakarta, Idha Siti Nurhayati, mengatakan adanya pelaksaan yang digelar oleh pihaknya diharapkan ke depannya ibu-ibu menyusui di Kabupaten Sleman dapat menyadari pentingnya memberikan ASI kepada balitanya. (Nei)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved