Liga 1

Jadwal PSS Sleman Pekan Ketiga Liga 1 2022/23: Super Elja Tandang ke Markas Arema FC

Di samping evaluasi dari sisi permainan, Seto juga menyoroti banyaknya pemain yang mengalami kram pada laga sebelumnya menghadapi Rans Nusantara FC.

Penulis: Hanif Suryo | Editor: Joko Widiyarso
Dok PSS Sleman
Starting eleven PSS Sleman pada laga perdana Liga 1 2022/23. 

TRIBUNJOGJA.COM- Gagal mendapatkan poin penuh pada dua laga awal kompetisi, PSS Sleman mendapat ujian berat saat dijamu Arema FC pada pekan ketiga Liga 1 2022/23 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jumat (5/8/2022) mendatang.

Saat ini, tim berjuluk Super Elang Jawa tersebut menempati peringkat ke-13 tabel klasemen sementara, mengantongi 1 poin.

Sebagaimana diketahui, pada pekan kedua PSS Sleman sukses memaksa Rans Nusantara FC bermain imbang 3-3, setelah tiga kali tertinggal.

Ialah Dave Mustaine, yang turun sebagai pemain cadangan, sukses mengantar timnya meraih 1 poin dari Stadion Pakansari, Bogor, berkat tendangan keras terukurnya ke sisi kanan gawang.

Juru taktik PSS, Seto Nurdiyantoro memiliki sejumlah pekerjaan rumah jelang laga kontra Arema FC. Pertama ialah komunikasi antar lini kami kurang bagus serta komunikasi antar pemain tidak begitu baik.

Di samping evaluasi dari sisi permainan, Seto juga menyoroti banyaknya pemain yang mengalami kram pada laga sebelumnya menghadapi Rans Nusantara FC.

"Kami lebih banyak tertekan, itu menjadi evaluasi kami dan banyak dari pemain kami kram, artinya ini menjadi evaluasi apakah memang kondisi fisiknya atau psikis. Mudah-mudahan ini menjadi salah satu pembelajaran buat kami. Semoga ke depannya lebih baik," kata Seto seusai laga kontra Rans Nusantara FC.

Di kubu tuan rumah, Arema FC tengah dinaungi tren positif setelah berhasil mengamankan 3 poin perdananya atas PSIS Semarang pada pekan kedua, Sabtu (30/7).

Sama halnya dengan PSS, juru taktik Arema FC, Eduardo Almeida menilai dalam laga pekan kedua kontra PSIS ada strategi penyegaran tim yang tidak berjalan sesuai harapan.

Di samping itu, Almeida mengakui pertandingan memang tidak berjalan dengan mulus. Padahal, Arema FC sempat mendominasi di 15 menit pertama, namun permainan tuan rumah justru didikte PSIS Semarang hingga pertengahan babak kedua.

Upaya untuk memecah kebuntuan dengan memasukkan pemain baru juga tidak berjalan dengan baik.

Justru pergantian tersebut menjadi blunder yang berhasil dieksploitasi Taisei Marukawa untuk menjadi gol.

"Sebuah pergantian memang bertujuan agar lebih baik secara permainan, tetapi kadang menghasilkan sesuatu kadang juga tidak," ungkap pelatih berlisensi UEFA Pro seusai laga lawan PSIS pada pekan kedua.

"Tapi itu semua sudah direncanakan kadang hasilnya positif dan kadang hasilnya tidak. Dan bagi saya itu hal yang wajar karena inilah sepak bola," imbuhnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved