Secuil Kisah Kopda Muslimin Sebelum Muntah Hingga Akhirnya Meregang Nyawa

Kopda Muslimin ditemukan tewas diduga menenggak racun dan mengalami muntah-muntah sebelum akhirnya meregang nyawa. Jenazah Kopda Muslimin

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
Istimewa
Petugas dari POM AD tengah melakukan olah tempat kejadian perkara di rumah orangtuan Kopda Muslimin di Kelurahan Trompo, Kecamatan Kendal, Kendal, Jawa Tengah, Kamis (28/7/2022). 

Kopda Muslimin ditemukan tewas diduga menenggak racun dan mengalami muntah-muntah sebelum akhirnya meregang nyawa. Jenazah Kopda Muslimin pun sudah dibawa ke RS Bhayangkara Semarang untuk dilakukan autopsi.

Sebuah video yang memperdengarkan rekaman telefon diduga Kopda Muslimin sebelum meninggal viral. Dalam video itu nampak seorang pria bernama Kabul menerima telfon dari sosok yang diduga Kopda Muslimin sebelum meninggal dan meminta pegawainya itu menjaga anak-anaknya Pria yang menerima telfon itu sendiri dipanggil Kabul, merupakan pekerja di tempat Kopda Muslimin.
Sebuah video yang memperdengarkan rekaman telefon diduga Kopda Muslimin sebelum meninggal viral. Dalam video itu nampak seorang pria bernama Kabul menerima telfon dari sosok yang diduga Kopda Muslimin sebelum meninggal dan meminta pegawainya itu menjaga anak-anaknya Pria yang menerima telfon itu sendiri dipanggil Kabul, merupakan pekerja di tempat Kopda Muslimin. (Instagram/infokomando)

Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi mengatakan, penyebab kematian Kopda Muslimin akan diketahui setelah hasil autopsi keluar.

"Kemudian dari Inafis, dari POM melakukan olah TKP untuk memastikan meninggalnya korban yang nanti secara yuridis formal akan dilakukan otopsi atas persetujuan keluarga atas penyebab kematiannya sendiri," paparnya.

Setelah itu beredar sebuah percakapan yang diduga Kopda Muslimin, otak pembunuhan berencana terhadap istrinya beredar di media sosial.

Percakapan via telepon itu dilakukan bersama pekerjanya bernama Kabul.

Kopda Muslimin ditemukan tewas, diduga sebagai dalang di balik penembakan istrinya.
Kopda Muslimin ditemukan tewas, diduga sebagai dalang di balik penembakan istrinya. (KOMPAS.com/Tangkap layar YouTube Kompas TV)

Dalam translate percakapan tersebut, Kopda Muslimin terdengar menangis dan melontarkan sedikit alasan mengapa dirinya tega melakukan hal tersebut kepada istrinya.

Sang pekerja bernama Kabul itu pun berupaya terus membujuk Kopda Muslimin untuk pulang ke rumah.

Namun beberapa kali bujukannya tak mempan, Kopda Muslimin enggan pulang dan menitipkan anak-anaknya kepada Kabul.


Beberapa waktu lalu heboh beredarnya rekaman telepon diduga Kopda Muslimin yang menelepon pekerja di rumahnya bernama Kabul.

Dalam video yang beredar di media sosial dari akun Instagram @infokomando.official, Kabul sedang menelepon Kopda Muslimin yang bercerita dengan menangis.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved