Berita DI Yogyakarta Hari Ini

Mayoritas Penduduk Terkaver JKN, Pemda DIY Terima Penghargaan UHC dari BPJS Kesehatan

Pemda DIY berhasil mencapai cakupan semesta jaminan kesehatan atau Universal Health Coverage (UHC) pada pertengahan tahun 2022. 

TRIBUNJOGJA.COM / Yuwantoro Winduajie
Gubernur DIY Sri Sultan HB X dan Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA – Pemda DIY berhasil mencapai cakupan semesta jaminan kesehatan atau Universal Health Coverage (UHC) pada pertengahan tahun 2022. 

Terhitung sejak 1 Juli 2022, sebanyak 3.575.872 jiwa penduduk DIY telah terdaftar sebagai peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dari total jumlah penduduk 3.677.446 jiwa atau sebesar 97,24 persen.

Capaian ini mengantarkan DIY untuk mencapai Penghargaan Universal Health Coverage (UHC)dari BPJS Kesehatan

Penghargaan diberikan oleh Dirut BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti kepada Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, Jumat (29/7/2022) di Gedhong Wilis, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta. 

Baca juga: Peringati HUT ke 54, BPJS Kesehatan Gelar Pekan Semangat di 5.400 Titik, Satu Diantaranya di Sleman

Seperti diketahui, UHC merupakan pencapaian cakupan kepesertaan Program JKN di suatu daerah yang minimal 95 persen dari total jumlah penduduknya mendapatkan akses finansial pelayanan kesehatan dengan mendaftarkan diri atau didaftarkan pihak lain menjadi peserta JKN.

Jika dinilai dari persentase minimal, DIY telah melebihi angka standar minimal. 

Atas penghargaan Sri Sultan menyampaikan terimakasih kepada BPJS Pusat. 

Capaian 97,24 persen ini menurut Sri Sultan bukan hanya prestasi Pemda DIY , namun merupakan murni dari kesadaran masyarakat DIY sadar untuk memanfaatkan fasilitas pemerintah dalam hal jaminan kesehatan. 

“Ya saya bisanya berterima kasih. Kami akan berupaya bisa memenuhi target. Harapan saya bahwa masyarakat Jogja ini bisa tercover masalah kesehatan. Jadi ya tadi sudah disampaikan 97,24 persen, berarti tinggal sedikit ya. Harapan kita ndak ada yang sakit tapi kalau sakit kan sudah daftar BPJS ya,” ungkap Sri Sultan.

Target kepesertaan BPJS Kesehatan secara nasional untuk tahun 2024 berada di angka 98 persen.

Ini berarti untuk mencapai target tersebut jumah persentase yang harus dipenuhi DIY hanya kurang sekitar 0,76 persen saja. 

Jumlah ini akan segera terpenuhi mengingat jumlah 97,24 persen yang dicapai DIY bisa terpenuhi kurang dari 1 tahun, atau sebelum tahun 2024. DIY akan mendorong sisa target ini untuk bisa tercapai. 

Baca juga: Meski Diterpa Pandemi Covid-19, BPJS Kesehatan Mampu Catatkan Performa Apik di 2021

Terkait dengan 38.000 warga DIY yang belum terdaftar, Sri Sultan berharap untuk segera bisa terdaftar dengan melakukan proses sesuai prosedur. 

Jumlah ini nanti akan didata juga untuk mengetahui ada berapa yang berhak menerima BPJS Kesehatan kategori Penerima Bantuan Iuran (PBI) dan berapa yang kategori mandiri. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved