Harga Emas

Harga Emas Dunia Naik, Ini Pemicunya

Melambatnya pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat mengerek harga emas dunia.

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Rina Eviana
kompas.com
Harga emas dunia naik 

Tribunjogja.com - Melambatnya pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat mengerek harga emas dunia.

Sebagaimana diketahui ekonomi Amerika Serikat (AS) melambat dalam dua kuartal berturut-turut, mendorong pelemahan dolar dan yield US Treasury.

Kondisi ini menyebabkan harga emas naik pada perdagangan Jumat (29/7) pagi.

Ilustrasi emas batangan
Ilustrasi emas batangan (THINKSTOCKPHOTOS)

Pukul 07.22 WIB, harga emas untuk pengiriman Desember 2022 di Commodity Exchange ada di US$ 1.771,10 per ons troi, naik 0,11 persen dari sehari sebelumnya yang ada di US$ 1.769,20 per ons troi.

Pelemahan ekonomi juga membuat prospek kenaikan suku bunga yang lebih agresif dari The Fed sedikit memudar.

Mengutip Bloomberg, data pemerintah AS menunjukkan produk domestik bruto AS turun 0,9 % pada kuartal kedua karena inflasi membebani belanja konsumen.

Gubernur The Fed Jerome Powell mengatakan, sementara langkah yang mirip dengan kenaikan suku bunga 75 basis poin pada pertemuan pekan ini dimungkinkan lagi, namun kecepatan kenaikannya akan melambat di beberapa titik.

Baca juga: Harga Emas ANTAM Hari Ini Melonjak Rp 12 Ribu per Gram, Berikut Rinciannya

"Wall Street yakin bahwa The Fed kemungkinan akan berporos ke laju pengetatan yang lebih lambat pada bulan September," kata Ed Moya, analis pasar senior Oanda Corp seperti dikutip Bloomberg.

"Kontraksi tak terduga pada ekonomi AS berarti bahwa puncak yield US Treasury telah dibuat dan fundamental emas telah terbentuk. buku pedoman stagflasi adalah bullish untuk harga emas."

"Reli harga emas adalah reaksi langsung dalam menanggapi data yang mengecewakan," kata Fawad Razaqzda, analis pasar StoneX.

Menurutnya, data PDB AS menegaskan kembali pandangannya bahwa The Fed harus memperlambat laju kenaikan suku bunga dan berpotensi berbalik arah pada awal 2023.(*)

Sumber: Kontan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved