Update Covid19 DI Yogyakarta

Kasus Covid-19 di DI Yogyakarta Melesat Naik, Permintaan Vaksinasi Booster Meningkat

Seiring dengan meningkatnya kasus positif Covid-19 terutama di wilayah DIY, permintaan vaksinasi booster dari masyarakat melesat.

istimewa
Masyarakat antusias untuk mengikuti kegiatan vaksinasi booster di Sleman City Hall (SCH), Kamis (28/7/2022). 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Seiring dengan meningkatnya kasus positif Covid-19 terutama di wilayah DIY, permintaan vaksinasi booster dari masyarakat melesat.

Hal tersebut diungkapkan koordinator vaksinasi BINDA DIY wilayah Sleman, Adi Riyanto.

Sekadar informasi, pada Rabu (27/7/2022) kemarin, kasus Covid-19 DIY bertambah secara signifikan.

Baca juga: Spesifikasi Lengkap Hp Samsung Galaxy A52, Tahan Air, Berkamera Canggih, Pilihan Lain Ada Galaxy A32

Berdasar data Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 DIY, dilaporkan penambahan kasus Covid-19 sebanyak 121 kasus.  

Kabupaten Sleman menyumbang tertinggi penambahan kasus yakni sebanyak 57 kasus. Penambahan kasus Covid-19 lainnya di DIY juga disumbang oleh Kota Yogyakarta sebanyak 26 kasus.

Selain itu, Kabupaten Bantul juga menyumbang 21 kasus dan Kabupaten Kulon Progo menyumbang 17 kasus.

Hanya Kabupaten Gunungkidul yang dilaporkan nihil tambahan kasus Covid-19.

Menurut Adi Riyanto, meningkatnya permintaan vaksinasi booster juga disebabkan pemberlakuan wajib vaksin dosis ketiga ketika masuk di ruang publik seperti tempat wisata.

Kewajiban booster itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) Mendagri Nomor 440/3917/SJ tentang Percepatan Vaksinasi Dosis Lanjutan (Booster) Bagi Masyarakat. Dalam SE itu dinyatakan booster sebagai persyaratan memasuki fasilitas publik seperti perkantoran, pabrik, taman umum, tempat wisata, lokasi seni dan budaya, restoran, kafe, pusat perbelanjaan dan area publik.

"Dengan adanya aturan syarat wajib masuk tempat publik dan tempat wisata harus booster ini permintaan sangat meningkat. Harapannya bisa meningkatkan capaian vaksinasi di DIY sesuai arahan dari Ngarso Dalem (Gubernur DIY)," kata Adi Riyanto di sela kegiatan vaksinasi booster massal di Sleman City Hall (SCH), Kamis (28/7/2022).

"Kami menangkap peluang adanya booster jadi syarat itu kami tawarkan vaksinasi sebagai bentuk kepedulian. Tidak hanya tempat wisata nonton konser dan sepak bola juga wajib booster. Apalagi sekarang kasus Covid-19 naik, booster menjadi salah satu untuk meminimalisasi keparahan," lanjutnya.

"Adapun secara umum capaian vaksinasi di DIY saat ini berada di angka 37,07 persen," tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, bagian operasional SCH, Dwi mengatakan bahwa SCH merupakan satu di antara sentra vaksinasi yang ada di Kabupaten Sleman. 

Baca juga: APA KATA Zodiak Asmara Kamu Hari Ini Kamis 28 Juli 2022? Taurus dan Aquarius Tak Temukan Kebahagiaan

"Jadi setiap ada program vaksinasi entah itu dari Dinkes, Polri maupun instansi pemerintah lainnya, SCH pasti menjadi salah satu tempat pelaksanaannya," ujar Dwi.

Dilanjutkan Dwi, pelaksanaan vaksinasi di SCH kembali mendapat animo yang cukup tinggi dari masyarakat setelah beberapa waktu lalu sempat sepi peminat.

"Di samping adanya peningkatan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 belakangan ini di wilayah DIY, tingginya animo masyarakat untuk mengikuti vaksinasi tampaknya juga disebabkan pemberlakuan wajib vaksin dosis ketiga ketika masuk di ruang publik," pungkas dia. (Han)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved