Berita DI Yogyakarta Hari Ini

ASN Pemda DIY Wajib Potong Gaji untuk Beli Beras Lokal, Petani Percaya Diri

Kebijakan Pemda DIY yang mewajibkan ASN untuk membeli produk beras lokal hasil petani warga DIY turut ditanggapi positif oleh para petani.

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kebijakan pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang mewajibkan ASN untuk membeli produk beras lokal hasil petani warga DIY turut ditanggapi positif oleh para petani .

Pasalnya, selain mampu mensejahterakan petani, kebijakan itu juga dinilai petani menambah kepercayaan diri.

"Selama ini framingnya kan beras import lebih baik. Kebijakan ini membuat petani bersemangat (menambah kepercayaan diri)," kata seorang petani FX Fri Harna.

Meski tidak aktif dalam Gabungan Kelompok Petani ( Gapoktan ) namun dia tetap mendukung kebijakan tersebut.

Tetapi, dia berpesan untuk para petani juga harus bersedia meningkatkan kualitas produk berasnya.

Baca juga: Dongkrak Kesejahteraan Petani, ASN di DIY Wajib Potong Gaji Rp50 Ribu untuk Beli Beras Gapoktan

"Pemerintah sudah memberi solusi, artinya dari teman-teman petani juga harus meningkatkan produknya," terang pria berusia 45 tahun ini.

Tak kalah penting dari penerapan kebijakan itu juga menurut dia dapat berdampak positif yakni mengurangi alih fungsi lahan pertanian.

Sebab para petani tentunya akan mempertahankan lahan sawahnya untuk ditanami padi daripadi harus dijual dan diganti bangunan.

"Apalagi ini terkait ketahanan pangan, saya sangat mendukung," tutur petani di perbatasan Sleman-Magelang ini.

Senada, Gino petani asal Pajangan, Kabupaten Bantul juga merespon hal yang sama.

Hanya saja, dia berharap kebijakan itu benar-benar berjalan sesuai aturan.

"Jangan sampai berasnya malah didatangkan dari luar daerah. Harus dari petani asal Jogja," pungkasnya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved