Serie A
AC MILAN: Menit-menit Menentukan Saga Transfer Charles De Ketelaere
AC Milan belum juga dapat menyelesaikan negosiasi untuk membawa Charles De Ketelaere ke Rossoneri dari Club Brugge.
Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
TRIBUNJOGJA.COM - Transfer Charles De Ketelaere ke AC Milan memasuki menit-menit menentukan.
Rossoneri belum juga dapat menyelesaikan negosiasi untuk membawa Charles De Ketelaere ke Rossoneri dari Club Brugge.
AC Milan dan Club Brugge telah bernegosiasi selama berminggu-minggu dan selama beberapa hari terakhir tetapi tidak ada kemajuan, seperti dikutip Tribun Jogja dari MilanNews via SempreMilan.
Setiap menit bisa menjadi waktu yang penting, karena bisa jadi update lewat telepon bisa menjadi penentu rampungnya transfer Charles De Ketelaere.
Kemarin di Hotel Splendid di Lugano, Swiss, Paolo Maldini dan Ricky Massara bertemu dengan manajemen klub Belgia.
Namun hasil dari pembicaraan transfer playmaker asal Belgia tersebut tetap bergeming alias belum ada perkembangan.
Menurut laporan, Club Brugge awalnya meminta kepada AC Milan untuk menebus De Ketelaere sebesar €40 juta dan menurunkannya menjadi €35 juta.
AC Milan kemudian membuat beberapa penawaran sebelum akhirnya meluncurkan tawaran sebesar€32-33 juta termasuk bonus.
Akan tetapi, nominal itu belum diterima klub Belgia dan kebuntuan telah muncul karena tidak ada pihak yang ingin mengambil melangkah ke arah yang lain.
De Ketelaere sendiri dikabarkan telah mencapai kesepakatan dengan AC Milan, dan ingin bergabung dengan Rossoneri.
Bahkan gelandang serang itu telah mendorong klub untuk menyelesaikan pembicaraan transfer ke AC Milan percaya kepindahannya akan bisa dilakukan.
Pertanda akhir transfer
Pertanda baru muncul yang mengarah pada suksesnya transfer Charles De Ketelaere ke AC Milan.
Menurut laporan, playmaker asal Belgia itu menjalani sesi latihan tim sendirian dan tidak bergabung dengan skuad Club Bugge.
Menurut Nieuwsblad, AC Milan bertahan dalam mengejar De Ketelaere dan tidak ingin membayar € 35 juta kepada klub Belgia.
Itu ungkin karena Rossoneri merasa percaya diri karena mereka adalah satu-satunya klub dalam perebutan pemain internasional Belgia dan pemain ingin pindah.
Paolo Maldini dan Ricky Massara bertemu dengan CEO Brugge Vincent Mannaert di Lugano, Swiss, di Splendide Royal Hotel.
Namun tawaran baru yang diberikan Rossoneri tidak diterima Club Brugge.
Jarak yang ada secara bertahap memang menyempit, tetapi AC Milan mungkin harus menyelesaikannya sendiri karena Brugge bergeming.
Sementara De Ketelaere tampaknya mulai dilepas dari skuad Brugge dan tidak pasti apakah dia akan bergabung dengan pelatihan tim hari ini.
Pemain tengah itu dikabarkan tidak akan terlibat dalam persiapan untuk pertandingan tandang karena dia tidak bergabung dengan latihan tim.
Bahkan, Charles De Ketelaere Pada hari Senin lalu masih berada di rumah untuk menjalani latihan sendiri.
Ia berharap kesepakatan antar klub dapat tercapai dalam beberapa hari mendatang dan saga transfer Charles De Ketelaere bisa diakhiri setelah berlarut-larut cukup lama.
Jika transfer De Ketelaere gagal
Untuk mengantisipasi jika Charles De Ketelaere tidak datang, AC Milan telah bekerja sama dengan Chelsea untuk Hakim Ziyech dalam beberapa pekan terakhir.
Para pihak tampaknya telah mencapai kesepakatan atas dasar biaya sebesar € 10 juta, tetapi hambatan dari gaji bersih € 6 juta per musim Maroko harus diatasi.
Paolo Maldini dan Ricky Massara bahkan disebut jatuh cinta dengan Ziyech, menurut Calciomercato.com via SempreMilan.
Pasalnya, pemain Maroko itu dianggap tidak hanya cocok dari sisi teknis mengingat dia adalah pemain sayap kanan berkaki kiri, tetapi mereka percaya karakternya juga tepat untuk klub.
Jumat lalu, AC Milan melakukan percakapan dengan Ziyech untuk menegaskan kembali kesediaan mereka untuk melakukan upaya nyata baru dengan Chelsea untuk mengontraknya.
Kemudian muncul dalam pembicaraan itu bahwa Ziyech ingin bergabung dengan AC Milan dan ingin bermain di San Siro musim depan.
Saat ini AC Milan adalah tujuan favorit dibandingkan dengan klub lain yang ditawarkan agen Hakim Ziyech di tengah keretakan dengan pelatih kepala Thomas Tuchel.
Paolo Maldini dan Ricky Massara masih mengerjakan transfer De Ketelaere, dan menurut laporan, pembicaraan transfer Ziyech lebih maju dari sebelumnya.
Chelsea lagi kacau
Laporan lain menyebut, Hakim Ziyech memang ingin meninggalkan Chelsea dan bergabung dengan AC Milan.
Artinya, itu akan meningkatkan harapan Rossoneri untuk mengontrak penyerang sayap atau winger Maroko.
Reporter Daily Mirror Darren Lewis berbicara kepada TalkSport untuk membahas situasi mengenai para pemain yang mungkin akan meninggalkan Chelsea sebelum dimulainya musim baru, dan di antara nama-nama ini adalah Ziyech.
“Ziyech ingin pergi ke Milan, Alonso dan Azpilicueta ingin pergi ke Barcelona, Werner dan Pulisic ingin pergi dan bermain secara reguler. Saat ini, Chelsea sedikit kacau,” ujarnya via SempreMilan.it.
Calciomercato.com melaporkan pada hari Sabtu bahwa ada upaya yang jelas dari Rossoneri untuk menjaga negosiasi untuk Ziyech tetap hidup ketika mereka menghubungi Chelsea pada hari Jumat untuk mendapatkan pembaruan tentang situasi pemain Maroko itu.
AC Milan pasti ingin membawanya dengan status pinjaman selama satu musim dan kemudian memiliki opsi untuk membuat kesepakatan itu permanen dengan biaya sekitar € 20 juta.
Namun saat ini Chelsea ingin itu menjadi kewajiban untuk membeli sehingga mereka dijamin menghasilkan uang dalam setahun.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Charles-De-Ketelaere-vs-Marco-Kana-saat-Club-Brugge-vs-Anderleht-Minggu-22-Mei-2022.jpg)