Berita Kriminal Hari Ini

Satreskrim Polres Bantul Gerebek Rumah Perjudian Sabung Ayam dan Amankan Para Pelaku

Jajaran personel Satuan Reskrim Polres Bantul menggerebek rumah perjudian di Dusun Jambean, Kalurahan Triwidadi, Kapanewon Pajangan Sabtu (23/7/2022)

Penulis: Santo Ari | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM/ Santo Ari
Konferensi pers di Polres Bantul terkait pengungkapan kasus judi sabung ayam 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Jajaran personel Satuan Reskrim Polres Bantul menggerebek rumah perjudian di Dusun Jambean, Kalurahan Triwidadi, Kapanewon Pajangan pada Sabtu (23/7/2022) kemarin.

Dari hasil penggerebekan tersebut petugas mengamankan para penjudi Sabung Ayam dan peralatan judi dadu.

Wakapolres Bantul, Kompol Sancoko Punjung Seksono menerangkan bahwa kasus ini terungkap atas informasi dari masyarakat bahwa ada kegiatan mencurigakan di Dusun Jambean, Kalurahan Triwidadi.

Setelah dilakukan penyelidikan, terungkap adanya perjudian Sabung Ayam di salah satu rumah yang letaknya di pinggir hutan.

Baca juga: Tercatat 2 Ternak di Kabupaten Sleman Mati Karena Terpapar PMK Pada 25 Juli 2022

"Setelah informasi itu benar, selanjutnya dilakukan penggerebekan dan kami mengamankan 35 orang dan setelah dilakukan pemeriksaan kami menetapkan enam orang tersangka," ujar Wakapolres Bantul saat konferensi pers, Selasa (26/7/2022).  

Adapun enam tersangka tersebut yakni KD (37) warga Kapanewon Bantul selaku pemilik ayam, AA (29) warga Kapanewon Pajangan selaku penjudi yang bertaruh, AS (45) pemilik ayam dan penjudi warga Kapanewon Gamping, Sleman. Kemudian SN (34) warga Kapanewon Pandak yang bertugas memandikan ayam, dan KS (45) warga Kapanewon Gamping Sleman yang memiliki tugas yang sama.

Dan tersangka tertua adalah SR (70) warga Pajangan yang berperan sebagai penjudi.

"Pelaku saat ini ditahan di rutan Polres Bantul. Dan kami masih melakukan pengejaran tiga orang pelaku lainnya yakni yang berperan sebagai timer, pencatat pertandingan dan pemilik lokasi, ketiganya saat ini masih buron," ungkapnya.

Saat penggerebekan kemarin, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti di antaranya 30 unit sepeda motor, dua sepeda, dua buah jam dinding, 13 ekor ayam jago, arena untuk bertarung ayam, dua meja yang digunakan untuk berjudi dadu, 15 dadu dan uang tunai Rp 2 juta.
 
Sancoko mengatakan para penjudi ini sering berpindah-pindah lokasi.

"Mereka lari-lari terus, kita sudah lakukan lidik sebulan dan sudah sempat berpindah tempat hingga tiga kali. Biasanya di perkampungan di dalam hutan. Mereka tertutup, tersembunyi dan hanya komunitas mereka saja yang mengetahui," ungkapnya.  
 
Para petarung ayam tersebut datang dari berbagai daerah termasuk dari luar Bantul kemudian bertaruh masing-masing Rp600 ribu per ayam.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved