Berita Pendidikan Hari Ini

Tahun Baru Islam: Momentum Spirit Humanis Spiritual

Dalam riwayat ulama ahli sejarah, bahwa kalender Islam ditetapkan Umar bin Khattab RA ketika ia menjadi khalifah.

Editor: Hari Susmayanti
Istimewa
Nur Kholik 

Dengan hijrahnya Nabi Muhammad SAW dan kaum muslimin ke Madinah, Islam mempunyai kedudukan yang kuat dan terbentuklah sebuah negara yang memiliki peraturan, pimpinan serta undang-undang tersendiri.

Dimana dengan mengabadikan hijrahnya Nabi Muhammad Saw sebagai awal penanggalan Islam, diharapkan peristiwa hijrah tersebut akan selalu dikenang oleh umat Islam setiap tahunnya.

Sebagai memorial perjuangan yang gigih dan pengorbanan tanpa lelah, baik tenaga, jiwa dan raga Rasul dan para sahabat dalam menegakkan Islam.

Efek tarbiyah ini semoga dapat memupuk semangat umat Islam agar selalu berjuang menegakan agama, kapan-pun dan di mana pun.

Berangkat dari uraian di atas, Muharram yang diperingati merupakan momentum strategis dalam rangka membangun kembali pola humanis-spiritual umat Muslim di belahan dunia.

Inilah salah satu wacana yang harus direnungkan bersama oleh umat Islam.

Ide “humanis-spiritual” menjadi penting untuk didiskusikan kembali karena “tamparan” hebat modernitas yang menggerus kepekaan kemanusiaan global.

Tentu upaya ini bertujuan untuk mengembangkan ajaran Islam agar lebih berwajah humanis-spiritual serta berorientasi pada pemenuhan cita-cita kemanusiaan, dunia dan akhirat.

Di sinilah bahwa Agama dan humanisme tidak selamanya berada pada ruang penuh pertentangan.

Karena, ajaran agama yang dimaknai secara humanis dan rasional akan melapangkan citra positif bagi peran agama yang apresiatif dengan konteks kemanusiaan.

Terlebih dengan kondisi pandemi covid-19 sekarang ini tentu memaksa semua manusia untuk melakukan hijrah (perpindahan) kemampuan melakukan perpindahan, perubahan, dan adaptasi dalam merespons situasi dan kondisi.

Perpindahan bisa bermakna fisik, prilaku dan sikap.

Misalnya, melakukan penyesuaian dan perubahan menuju kenormalan barudalam konteks pandemi adalah menerapkan prokes dan disiplin 5M.

Di sinilah tahun baru hijriah menjadi momentum spiritual, kemanusiaan, dan momentum terus berdedikasi tinggi.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved