Covid Centaurus
Bahaya Mana Delta, Omicron atau Centaurus?
Epidemologi dari Griffith University Australia Dicky Budiman mengungkap jika sub varian Omicron BS.2.75 atau Omicron Centaurus cepat untuk menyebar
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Yoseph Hary W
TRIBUNJOGJA.COM - Pandemi masih melanda. Setelah kasus delta, omicron kini muncul varian baru B.A.2.75 atau jenis Centaurus .
Menteri Kesehatan Budi Gunawan Sadikin menjelaskan bahwa telah ditemukan sebanyak tiga orang pasien di dua tempat yang berbeda terkena Omicron Centaurus.
"Ini juga mulai masuk ke Indonesia. satu ada di Bali karena kedatangan dari luar negeri. Dan dua ada di Jakarta." Kata Budi dikutip melalui Youtube Sekretariat Kabinet RI, Senin (18/7/2022)
Perlu diketahui Omicron Centaurus pertama kali teridentifikasi menyebar yaitu di Negara India
Epidemologi dari Griffith University Australia Dicky Budiman mengungkap jika sub varian Omicron BS.2.75 atau Omicron Centaurus cepat untuk menyebar di dunia.
Omicron Centaurus ini merupakan sebuah ancaman khususnya untuk kelompok rawan seperti lansia dan penderita komorbid.
Bahaya mana antara Delta, Omicron dan Centaurus?
Dikutip dari KOMPAS.com Dicky mengatakan bahwa beberapa subvarian baru termasuk Omicron Centaurus memiliki kemampuan yang lebih kuat dibandingkan Varian Delta
Karena Omicron Centaurus ini memiliki kemampuan infeksi lebih cepat, menular lebih cepat dan pertumbuhan yang lebih cepat juga dibanding BA.5 yang sudah diatas yang lainnya.
Menurut Dicky Omicron Centaurus akan menjadi lebih berbahaya ketika dibiarkan saja merajalela dengan leluasa.
(MG/Halimatus Sakdiah)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/varian-omicron-centaurus.jpg)